Home
Login.
Artikelilmiahs
5758
Update
ANGGORO ADI PRASETYO
NIM
Judul Artikel
Analisis Parasetamol pada Jamu Asam Urat dengan Metode KLT dan Spektrofotometri UV
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pencampuran jamu dengan bahan kimia obat sintetis tidak boleh dilakukan, akan tetapi sering dilakukan untuk menjadikan jamu semakin berkhasiat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya kandungan parasetamol pada jamu serbuk asam urat, dan untuk mengetahui kadar parasetamol apabila terkandung dalam jamu serbuk asam urat yang diproduksi di Cilacap. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental laboratorium yang meliputi pengambilan sampel dengan metode consecutive sampling, yaitu dengan mengambil jamu serbuk yang diproduksi di Cilacap dengan kemasan utuh, tidak rusak dan belum kadaluarsa. Dilanjutkan dengan analisis kualitatif dengan metode kromatografi lapis tipis dan kuantitatif dengan metode spektrofotometri UV. Sampel mengandung parasetamol jika bercak sampel berada pada kisaran 95 – 105% terhadap Rf standar parasetamol. Analisis terhadap tiga sampel menunjukkan bahwa sampel jamu asam urat positif mengandung parasetamol. Hal ini ditunjukkan dengan nilai Rd sampel yang berada pada kisaran 95 – 105%. Analisis dengan metode spektrofotometri UV diperoleh panjang gelombang maksimum 248 nm. Kadar rata-rata parasetamol per bungkus dalam sampel A = 79,24 mg ± 17,38 mg; B = 114,29 mg ± 11,77 mg; dan C = 540,07 mg ± 162,34 mg.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Mixing herbs with synthetic drugs are illegal, but it is often done to increase efficacy. The objective of this study was to determine the presence and concentration of paracetamol in herbal medicine produced in Cilacap. This research was carried out with laboratory experimental method includes sampling using consecutive sampling method, sampling was done by taking herbal medicine produced in Cilacap with packaging intact, undamaged, and not expired. Followed by qualitative analysis by thin-layer chromatography and quantitative analysis by UV spectrophotometry. Samples contained paracetamol if Rf values in the range of 95 – 105% to the standard Rf. Results of the analysis showed that all of the samples contained paracetamol, indicated by Rd values which were in the range of 95 – 105%. Analysis by UV spectrophotometry obtain maximum wavelength 248 nm. The average concentration of paracetamol in one pack on sample A = 79.24 mg ± 17,38 mg; sample B = 114.29 mg ± 11,77 mg; and sample C = 540.07 mg ± 162,34 mg.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save