Home
Login.
Artikelilmiahs
5653
Update
DINI RIZKYANA
NIM
Judul Artikel
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KELURAHAN GRENDENG, PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Permasalahan lingkungan yang umum terjadi adalah menumpuknya sampah perkotaan tanpa adanya pengelolaan yang baik. Kelurahan Grendeng merupakan daerah sekitar kampus Universitas Jenderal Soedirman yang berpenduduk padat, daerah tersebut juga dijadikan tempat kos dan lahan berjualan para pedagang, sehingga sampah yang dihasilkan semakin banyak. Pengelolaan sampah di Kelurahan Grendeng belum dilaksanakan secara maksimal, pengelolaannya belum menerapkan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengelolaan sampah di Kelurahan Grendeng, Purwokerto. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 2269 KK dan jumlah sampel 93 KK. Pengambilan sampel secara cluster random sampling. Pengumpulan data dengan wawancara terhadap responden menggunakan kuesioner. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat (Chi square). Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan (p=0,00), sikap (p=0,00), peran petugas kesehatan (p=0,00), tokoh masyarakat (p=0,00), sumber dana (p=0,00), sarana dan prasarana (p=0,02), cara/proses pengelolaan (p=0,00), kelembagaan (p=0,00) dengan pengelolaan sampah di Kelurahan Grendeng, Purwokerto. Hasil penelitian menyimpulkan ada hubungan antara pengetahuan, sikap, peran petugas kesehatan, tokoh masyarakat, sumber dana, sarana prasarana, cara pengelolaan kelembagaan dengan pengelolaan sampah di Kelurahan Grendeng, Purwokerto. Sebaiknya Dinas Lingkungan Hidup lebih aktif memberikan sosialisasi pada masyarakat tentang pengelolaan sampah yang baik.
Abtrak (Bhs. Inggris)
A common environmental problem is the accumulation of municipal waste without proper management. Urban Village Grendeng is an area around the University of Jenderal Sudirman that densely populated, the area is also used as a boarding house and land selling traders, so that more and more waste is generated. Waste management in the Grendeng Village is yet fully implemented, management has not applied the principles of Reduce, Reuse, and Recycle. The purpose of this study was to determine the factors associated with management of waste in the Grendeng Village, Purwokerto. This research is quantitative research with cross sectional approach. The study population consists of 2269 households and the number of samples is 93 households. Sampling is gained with cluster random sampling. Collecting data through interviews with respondents using a questionnaire. Data analysis includes univariate and bivariate analysis (Chi square). Results of the bivariate analysis showed association between knowledge (p = 0.00), attitude (p = 0.00), the role of health workers (p = 0.00), society figures (p = 0.00), the source of funds (p = 0.00), infrastructure (p = 0.02), method / process management (p = 0.00), institutional (p = 0.00) with the management of waste in the Grendeng Village, Purwokerto. The research concludes there is a relationship between knowledge, attitudes, the role of health workers, community leaders, sources of funding, infrastructure, institutional management practices with the management of waste in the Grendeng Village, Purwokerto. Environment Agency should more actively give information to the public about good management of waste.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save