Home
Login.
Artikelilmiahs
55427
Update
SAFNA MILA HAYATUL ZAHROH
NIM
Judul Artikel
DAMPAK KOMPETENSI APARATUR DESA DAN TRANSPARANSI TERHADAP EFEKTIVITAS PENGELOLAAN ANGGARAN DANA DESA DENGAN PENDAMPINGAN DESA SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PEMERINTAH DESA DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif survey pada seluruh pemerintah desa di Kabupaten Banyumas yang berjumlah 301 desa. Penelitian ini mengambil judul “Dampak kompetensi aparatur desa dan transparansi terhadap efektivitas pengelolaan anggaran dana desa dengan pendampingan desa sebagai variabel moderasi pada pemerintah desa di Kabupaten Banyumas.” Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kompetensi aparatur desa dan transparansi terhadap efektivitas pengelolaan anggaran dana desa dengan pendampingan desa sebagai variabel moderasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemerintah desa di Kabupaten Banyumas yang berjumlah 301 desa. Pada penelitian ini sampling yang digunakan adalah non-probability sampling yaitu dengan purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan SEM-PLS dapat menunjukkan bahwa : (1) Kompetensi aparatur desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengelolaan dana desa pada pemerintah desa, (2) Transparansi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap efektivitas pengelolaan dana desa, (3) Pendampingan desa tidak mampu memoderasi pengaruh kompetensi aparatur desa terhadap efektivitas pengelolaan dana desa dan (4) Pendampingan desa mampu memoderasi pengaruh transparansi terhadap efektivitas pengelolaan dana desa pada pemerintah desa di Kabupaten Banyumas. Secara praktis, hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi aparatur desa merupakan faktor utama yang memengaruhi efektivitas pengelolaan dana desa. Oleh karena itu, pemerintah desa di Kabupaten Banyumas diharapkan terus meningkatkan kompetensi aparatur desa melalui pendidikan, pelatihan, bimbingan teknis, dan pendampingan yang berkelanjutan. Selain itu, pemerintah desa perlu terus menerapkan prinsip transparansi dalam setiap tahapan pengelolaan anggaran desa. Dengan meningkatnya kompetensi aparatur desa, pengelolaan dana desa diharapkan menjadi lebih efektif, efisien, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study employs a quantitative survey approach involving all 301 village governments in Banyumas Regency. The study is titled "The Impact of Village Apparatus Competence and Transparency on the Effectiveness of Village Fund Budget Management, with Village Assistance as a Moderating Variable, in Village Governments of Banyumas Regency." The research aims to analyze the impact of village apparatus competence and transparency on the effectiveness of village fund budget management, using village assistance as a moderating variable. The study population comprises all 301 village governments in Banyumas Regency. A non-probability sampling method specifically purposive sampling is utilized. Research results and data analysis using SEM-PLS indicate that: (1) Village apparatus competence has a positive and significant effect on the effectiveness of village fund management; (2) Transparency does not have a significant effect on the effectiveness of village fund management; (3) Village assistance does not moderate the effect of village apparatus competence on the effectiveness of village fund management; and (4) Village assistance moderates the effect of transparency on the effectiveness of village fund management in the village governments of Banyumas Regency. From a practical standpoint, the findings demonstrate that village apparatus competence is the primary factor influencing the effectiveness of village fund management. Therefore, village governments in Banyumas Regency are expected to continuously enhance apparatus competence through education, training, technical guidance, and ongoing assistance. Furthermore, village governments need to consistently apply transparency principles at every stage of village budget management. With improved village apparatus competence, village fund management is expected to become more effective, efficient, and accountable, while remaining in compliance with statutory regulations.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save