Home
Login.
Artikelilmiahs
55177
Update
BINTANG KUSUMAWARDANA
NIM
Judul Artikel
Aktivitas Antioksidan dan Flavonoid Kefir Sinbiotik Susu Kambing Dengan Penambahan Ekstrak Beras Hitam, Bit, dan Buah Naga sebagai Minuman Fungsional
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kefir sinbiotik merupakan minuman hasil fermentasi susu yang mengandung kombinasi probiotik dan prebiotik sehingga berpotensi dikembangkan sebagai pangan fungsional. Manfaat dari kefir sinbiotik susu kambing berkaitan dengan kemampuannya dalams memodulasi mikrobiota usus serta menyediakan senyawa bioaktif penting yang dapat menekan stres oksidatif di dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jenis ekstrak (beras hitam, bit, dan buah naga merah) serta konsentrasi penambahan ekstrak (0,5%; 1%; 1,5%; dan 2%) terhadap aktivitas antioksidan dan total flavonoid kefir sinbiotik susu kambing, sekaligus menentukan kombinasi terbaik berdasarkan parameter tersebut. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial dua faktor dengan tiga kali ulangan sehingga diperoleh 36 unit percobaan. Pada seluruh perlakuan ditambahkan tepung kulit pisang sebanyak 1,5% sebagai sumber prebiotik. Data dianalisis menggunakan Two-Way ANOVA pada taraf kepercayaan 95%, dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan jenis ekstrak (beras hitam, bit, dan buah naga merah) memberikan pengaruh nyata terhadap aktivitas antioksidan dan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap total flavonoid kefir sinbiotik susu kambing. Peningkatan konsentrasi ekstrak (0,5%, 1%, 1,5%, dan 2%) tidak berpengaruh nyata terhadap aktivitas antioksidan dan flavonoid. Formulasi terbaik berdasarkan aktivitas antioksidan pada perlakuan penambahan buah naga merah dengan konsentrasi 2% dan kandungan flavonoid tertinggi diperoleh pada perlakuan penambahan ekstrak bit dengan konsentrasi 0,5%. Karakteristik perlakuan terbaik tersebut memiliki aktivitas antioksidan sebesar 66,21% dan flavonoid sebesar 0,564 mg QE/g.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Synbiotic kefir is a fermented milk beverage containing a combination of probiotics and prebiotics, making it a promising candidate for development as a functional food. The benefits of synbiotic goat milk kefir are linked to its ability to modulate the gut microbiota and provide important bioactive compounds that can reduce oxidative stress in the body. This study aims to analyze the effect of extract type (black rice, beet, and red dragon fruit) and extract concentration (0.5%; 1%; 1.5%; and 2%) on the antioxidant activity and total flavonoid content of synbiotic goat milk kefir, while determining the optimal combination based on these parameters. The study used a two-factor non-factorial completely randomized design (CRD) with three replicates, resulting in 36 experimental units. Banana peel powder was added at 1.5% to all treatments as a prebiotic source. Data were analyzed using two-way ANOVA at a 95% confidence level, followed by Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at the 5% level. The results showed that the addition of different types of extracts (black rice, beet, and red dragon fruit) had a significant effect on antioxidant activity but no significant effect on the total flavonoid content of the goat milk synbiotic kefir. Increasing the extract concentration (0.5%, 1%, 1.5%, and 2%) had no significant effect on antioxidant activity or flavonoid content. The best formulation based on antioxidant activity was the treatment with 2% red dragon fruit extract, while the highest flavonoid content was obtained in the treatment with 0.5% beet extract. This optimal treatment exhibited antioxidant activity of 66.21% and flavonoid content of 0.564 mg QE/g.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save