Home
Login.
Artikelilmiahs
54710
Update
DEVA ALYSSA RAMADHANI
NIM
Judul Artikel
Efektivitas Antibakteri Eco-enzyme Kombinasi Limbah Buah Jeruk dan Kulit Pisang terhadap Daya Hambat Bakteri Aeromonas hydrophila
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Aeromonas hydrophila merupakan bakteri patogen penyebab penyakit pada ikan air tawar yang dapat menurunkan produktivitas budidaya. Pengendalian penyakit umumnya menggunakan antibiotik, namun penggunaan secara berlebihan berpotensi meninggalkan residu yang membahayakan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif antibakteri yang lebih aman dan ramah lingkungan, salah satunya eco-enzyme. Eco-enzyme merupakan cairan yang dihasilkan dari proses fermentasi campuran limbah organik, molase, dan air. Eco-enzyme berbahan dasar limbah buah jeruk dan kulit pisang dapat menjadi alternatif dalam mengendalikan penyakit bakterial seperti Aeromonas hydrophila. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri eco-enzyme berbahan limbah buah jeruk dan kulit pisang serta mengetahui dosis yang optimal untuk menghambat bakteri Aeromonas hydrophila. Penelitian ini menggunakan 6 perlakuan yaitu K+ (antibiotik amoxicillin), K- (aquades asam), 25%, 50%, 75%, dan 100%. Eco-enzyme difermentasi selama 4 bulan, kemudian uji fitokimia dilakukan untuk mengetahui keberadaan senyawa aktif. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan uji difusi sumuran. Hasil uji aktivitas antibakteri memiliki daya hambat yang ditunjukkan terbentuknya zona bening dan berdasarkan hasil uji statistik belum dapat ditentukan dosis yang optimal. Eco-enzyme berbahan limbah buah jeruk dan kulit pisang ini memiliki aktivitas antibakteri yang rendah terhadap Aeromonas hydrophila, sehingga potensinya perlu dipelajari lebih lanjut.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Aeromonas hydrophila is a pathogenic bacterium that causes disease in freshwater fish and can reduce aquaculture productivity. Disease control typically involves the use of antibiotics; however, excessive use of these drugs has the potential to leave harmful residues. Therefore, safer and more environmentally friendly antibacterial alternatives are needed, one of which is eco-enzyme. Eco-enzymes are liquids produced through the fermentation of a mixture of organic waste, molasses, and water. Eco-enzymes made from citrus fruit waste and banana peels can serve as an alternative for controlling bacterial diseases such as Aeromonas hydrophila. This study aims to test the antibacterial activity of eco-enzymes made from citrus fruit waste and banana peels and to determine the optimal dose for inhibiting Aeromonas hydrophila. The study used six treatments: K+ (antibiotic amoxicillin), K- (acidic distilled water), 25%, 50%, 75%, and 100%. The eco-enzyme was fermented for 4 months, after which phytochemical analysis was conducted to identify the presence of active compounds. Antibacterial activity was assessed using the well diffusion test. The results of the antibacterial activity test showed inhibitory effects indicated by the formation of clear zones; however, based on statistical analysis, an optimal concentration could not yet be determined. This eco-enzyme, made from citrus fruit waste and banana peels, exhibits low antibacterial activity against Aeromonas hydrophila; therefore, its potential requires further study.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save