Home
Login.
Artikelilmiahs
5465
Update
RIZKY OKTAVIANI
NIM
Judul Artikel
akupresur zusanli (ST36) dan taibai (SP3) untuk menurunkan mual pada pasien dispepsia di RSUD Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Rizky Oktaviani1 Mardiyono2 Deny Achiriyati3 ABSTRAK Latar Belakang : Mual merupakan gejala yang dominan pada pasien dispepsia. Mual didefinisikan sebagai sensasi yang tidak menyenangkan dibelakang tenggorokan dan epigastrium, sering menyebabkan muntah. Treatment primer untuk mual adalah obat antiemetic. Terapi lain untuk mengatasi mual adalah terapi non farmakologi dengan terapi akupresur. Akupresur merupakan pijatan dengan jari tangan untuk memberikan rangsangan pada titik tertentu dipermukaan tubuh. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akupresur terhadap mual pada pasien dyspepsia di RSUD Banyumas. Metode : penelitian ini menggunakan desai penelitian quasi exsperiment dengan rancangan non randomized pretes-posttest with control group design. Sampel penelitian ini sebanyak 30 responden yang diambil dengan metode consecutive sampling, 15 kelompok control dan 15 kelompok perlakuan. Semua kelompok mendapatkan terapi standar obat antiemetic, untuk kelompok treatmen mendapatkan akupresur ST36 dan SP3. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji statistik paired samples test dan Mann-withney-U. Hasil : Ditemukan bahwa akupresur poin ST36 dan SP3 cukup efektif untuk menurunkan mual (Z= -2,88,p<0,05), dengan pemberian antiemetic kedua kelompok (p>0,05). Faktanya kedua kelompok berbeda signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan (p<0,05). Kesimpulan : akupresur dapat menurunkan skala mual pada pasien dispepsia di RSUD Banyumas dan ada perbedaan penurunan mual pada kelompok control dan treatmen. Kata kunci : akupresur, mual, dyspepsia
Abtrak (Bhs. Inggris)
Rizky Oktaviani1 Mardiyono2 Deny Achiriyati3 Abstract Background: Nausea is a major symptom in patients with dyspepsia. Nausea is unpleasant sensation behind the throat and epigastrium often causing vomiting. Typical treatments for nausea are antiemetic drugs and non-pharmacological therapy with acupressure zusanli and taibai at ST36 and SP3 point. Acupressure is a massage with finger to give stimulus at a particular poin on the surface of the body. Purpose: The purpose of this research was to evaluate effect of acupressure nausea in patients with dyspepsia in distric Banyumas hospital. Method: This research was quasi exsperimental pretest-posttest control group design. The concecutive sampling technique was employed in this research with 30 subjects, 15 subjects in control and 15 subjects in intervention. In the control group recived standard antiemetic drug and the intervention group was treated with acupressure ST36 and SP3 and antiemetic drug. Data were analysed with paired samples test and Mann withney-U. Result: The findingshow that acupressure at ST36 and SP3 points was effective to reduce nausea (Z= -2,88, p<0,05), with giving antiemetic both groups (p>0,05). Infact both groups were significant different between pre and post test (p>0,05). Conclusion: Acupressure at ST36 and SP3 point can reduce nausea in patients with dyspepsia in RSUD Banyumas. Keywords: Acupressure, Nausea, Dyspepsia
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save