Home
Login.
Artikelilmiahs
54647
Update
CELYNT ANGELINA
NIM
Judul Artikel
Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Memajukan SDGS Melalui Program UMKM Tahun 2025 Di Desa Pandak Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan Kepala Desa dalam memajukan Sustainable Development Goals (SDGs) melalui program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Tahun 2025 di Desa Pandak, Kabupaten Banyumas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap perangkat desa, BPD, pelaku UMKM, serta masyarakat. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan teknik triangulasi sumber untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Desa memanfaatkan potensi strategis wilayah Baturraden dengan menjalankan peran sebagai perencana, fasilitator, dan motivator melalui pelatihan keterampilan, permodalan, fasilitas produksi, expo produk, serta kemitraan. Program ini terbukti mendukung pencapaian SDGs Desa Goal 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) yang ditandai dengan peningkatan signifikan hingga 90 unit UMKM pada tahun 2025–2026, kenaikan pendapatan warga, penciptaan lapangan kerja, dan penurunan tingkat kemiskinan. Selain aspek ekonomi, kepemimpinan Kepala Desa juga mendorong pembangunan SDM melalui program "Satu Rumah Satu Sarjana" dan infrastruktur dasar. Kendala yang dihadapi berupa keterbatasan modal, manajemen, pemasaran digital, dan persaingan usaha yang diatasi melalui pendampingan serta pemantauan berkala. Secara keseluruhan, kepemimpinan yang responsif dan partisipatif ini sukses mengintegrasikan pengembangan UMKM dan SDM menuju pembangunan desa yang mandiri dan berkelanjutan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to analyze the leadership of the Village Head in advancing the Sustainable Development Goals (SDGs) through the 2025 Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME) program in Pandak Village, Banyumas Regency. The study employs a qualitative approach using a case study method through interviews, observations, and documentation involving village officials, the Village Consultative Body (BPD), MSME actors, and community members. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman interactive model with source triangulation to ensure data validity. The results indicate that the Village Head leverages the strategic geographic potential of the Baturraden area by acting as a planner, facilitator, and motivator through skills training, capital assistance, production facilities, product expos, and strategic partnerships. This initiative directly supports the achievement of Village SDGs Goal 8 (Decent Work and Economic Growth), evidenced by a significant growth to 90 MSME units in 2025–2026, increased household income, job creation, and poverty reduction. Beyond the economic domain, the Village Head's leadership fosters human resource development through the flagship "One House, One Graduate" program alongside basic infrastructure improvements. Challenges such as limited capital, business management, digital marketing, and market competition are addressed through ongoing mentoring and periodic monitoring. Overall, this responsive and participatory leadership successfully integrates MSME and human capital development toward a self-reliant and sustainable village economy.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save