Home
Login.
Artikelilmiahs
54622
Update
JULIA FEBYATI
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Pemberian Kombinasi Dosis Pupuk NPK dan Pupuk Organik Maggot terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merr) pada Tanah Ultisol
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tanah Ultisol memiliki kendala utama berupa tingkat kemasaman yang tinggi, rendahnya ketersediaan hara, serta kemampuan fiksasi fosfor yang kuat, sehingga menghambat produktivitas tanaman kedelai (Glycine max L. Merr). Penggunaan pupuk organik seperti kasgot dapat menjadi solusi untuk memperbaiki sifat kimia tanah dan efisiensi serapan hara. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh pemberian kombinasi dosis pupuk NPK dan pupuk organik kasgot, serta 2) menentukan dosis kombinasi paling optimal untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai pada tanah Ultisol. Penelitian dilaksanakan di Screenhouse Experimental farm dan Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor, yaitu dosis pupuk NPK (0%, 25%, 50%, 75%, 100%) dan dosis pupuk organik kasgot (0%, 25%, 50%, 75%, 100%). Variabel yang diamati meliputi nilai pH tanah, komponen pertumbuhan tanaman (tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang produktif, dan jumlah bintil akar), serta komponen hasil (bobot basah total, bobot kering total, dan bobot akhir biji). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pemberian pupuk NPK dan kasgot berpengaruh nyata terhadap perbaikan pH tanah serta peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman dibandingkan aplikasi tunggal. Interaksi antar perlakuan terbukti efektif dalam mendukung efisiensi pemupukan. Kombinasi perlakuan N5M3 (NPK 100% dan Kasgot 50%) memberikan pengaruh paling optimal terhadap bobot kering total dan bobot akhir biji kedelai pada tanah Ultisol. Pemberian kombinasi pupuk ini dapat direkomendasikan sebagai strategi pengelolaan lahan masam untuk meningkatkan produktivitas kedelai yang berkelanjutan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Ultisol soil presents major constraints including high acidity, low nutrient availability, and strong phosphorus fixation, which hinder the productivity of soybean (Glycine max L. Merr). The application of organic fertilizers such as kasgot serves as a potential solution to improve soil chemical properties and nutrient uptake efficiency. This research aimed to: 1) determine the effect of combined doses of NPK fertilizer and kasgot organic fertilizer, and 2) identify the most optimal combination dose to improve the growth and yield of soybean in Ultisol soil. The research was conducted at the Screenhouse Experimental Farm and the Soil Science Laboratory, Faculty of Agriculture, Universitas Jenderal Soedirman. The experiment used a factorial Randomized Block Design (RBD) with two factors: NPK fertilizer doses (0%, 25%, 50%, 75%, 100%) and kasgot organic fertilizer doses (0%, 25%, 50%, 75%, 100%). Observed variables included soil pH, plant growth components (plant height, leaf number, number of productive branches, and number of root nodules), and yield components (total fresh weight, total dry weight, and final seed weight). The results showed that the combination of NPK and kasgot significantly improved soil pH and increased plant growth and yield compared to single applications. The interaction between treatments proved effective in supporting fertilizer efficiency. The N5M3 treatment combination (100% NPK and 50% kasgot) provided the most optimal effect on total dry weight and final seed weight of soybean in Ultisol soil. This fertilizer combination can be recommended as an effective management strategy for acidic soil to enhance sustainable soybean productivity.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save