Home
Login.
Artikelilmiahs
54588
Update
MAULISA AUDINA SALSABILA
NIM
Judul Artikel
FAKTOR RISIKO PERILAKU BULLYING PADA REMAJA DI KECAMATAN PURWOKERTO SELATAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK FAKTOR RISIKO PERILAKU BULLYING PADA REMAJA DI KECAMATAN PURWOKERTO SELATAN Maulisa Audina Salsabila, Lu’lu Nafisah, Qoni Oktanti Latar Belakang: Bullying merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada kesejahteraan fisik, psikologis, dan sosial remaja. Penelitian di Indonesia masih banyak berfokus pada lingkungan sekolah dan korban, sedangkan kajian mengenai pelaku dan faktor komunitas masih terbatas. Pendekatan berbasis komunitas diperlukan untuk menjangkau interaksi remaja dalam keluarga, teman sebaya, lingkungan tempat tinggal, dan media sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan perilaku bullying pada remaja di Kecamatan Purwokerto Selatan. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 103 remaja usia 13–17 tahun menggunakan cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-square serta regresi logistik berganda. Hasil: Pengetahuan remaja (p = 0,001), pengaruh teman sebaya (p = 0,001), dan penggunaan TikTok (p = 0,011) berhubungan dengan perilaku bullying. Komunikasi asertif (p = 0,133), pola asuh orang tua (p = 0,370) dan partisipasi komunitas (p = 1,000) tidak berhubungan dengan perilaku bullying, Hasil analisis multivariat pengaruh teman sebaya merupakan faktor paling berpengaruh terhadap perilaku bullying setelah dikontrol oleh variabel pola asuh orang tua (OR = 6,967; 95% CI: 2,334–20,795). Kesimpulan: Perilaku bullying berhubungan dengan pengetahuan, pengaruh teman sebaya, dan penggunaan TikTok, dengan pengaruh teman sebaya sebagai faktor paling dominan. Pencegahan perlu diarahkan pada penguatan edukasi remaja, lingkungan teman sebaya yang positif, serta literasi digital dan penggunaan media sosial yang sehat. Kata kunci: Perilaku Bullying, Pengetahuan Pengaruh Teman Sebaya, TikTok
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT RISK FACTORS OF BULLYING BEHAVIOR AMONG ADOLESCENTS IN SOUTH PURWOKERTO DISTRICT Maulisa Audina Salsabila, Lu’lu Nafisah, Qoni Oktanti Background: Bullying is a public health problem that affects the physical, psychological, and social well-being of teenagers. Research in Indonesia has mostly focused on school environments and victims, while studies on perpetrators and community factors are still limited. A community-based approach is needed to reach teenagers' interactions within their families, peers, neighborhoods, and social media. This study aims to analyze the risk factors associated with bullying behavior among teenagers in the South Purwokerto District. Methods: This study employed a quantitative research with a cross-sectional design was conducted on 103 teenagers aged 13–17 using cluster random sampling. Data was collected through questionnaires and analyzed using Chi-square tests and multiple logistic regression. Result: Adolescent knowledge (p = 0.001), peer influence (p = 0.001), and TikTok usage (p = 0.011) are related to bullying behavior. Assertive communication (p = 0.133), parental parenting style (p = 0.370), and community participation (p = 1.000) are not related to bullying behavior. Multivariate analysis results show that peer influence is the most influential factor on bullying behavior after controlling for parental parenting style (OR = 6.967; 95% CI: 2.334–20.795). Conclusion: Bullying behavior is related to knowledge, peer influence, and TikTok usage, with peer influence being the most dominant factor. Prevention should focus on strengthening teen education, fostering a positive peer environment, and promoting digital literacy and healthy social media use. Keywords: Bullying Behavior, Knowledge, Peer Influence, TikTok
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save