Home
Login.
Artikelilmiahs
54550
Update
REZA HALITA HAMZAH
NIM
Judul Artikel
STRATEGI KOMUNIKASI PROMOSI WAHANA CANDI MELALUI PENGELOLAAN MEDIA SOSIAL DI DESA WISATA KARANGKEMIRI, KECAMATAN KARANGLEWAS, KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan media sosial sebagai strategi komunikasi promosi Desa Wisata Wahana Candi, Kabupaten Banyumas. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya media sosial sebagai sarana promosi digital dalam pengembangan desa wisata di era digital. Wahana Candi telah memanfaatkan Instagram, Facebook, dan TikTok sebagai media promosi, namun pengelolaannya dinilai belum terstruktur dan belum memaksimalkan karakteristik masing-masing platform. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan validitas data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan media sosial Wahana Candi telah menunjukkan adanya integrasi saluran komunikasi melalui penggunaan berbagai platform media sosial secara bersamaan dengan pesan promosi yang konsisten. Namun, pengelolaan konten masih dilakukan secara seragam sehingga fungsi komunikasi masing-masing platform belum berjalan optimal. TikTok lebih efektif digunakan untuk meningkatkan awareness melalui konten video interaktif dan mengikuti tren, Instagram berfungsi dalam membangun branding visual destinasi, sedangkan Facebook lebih efektif sebagai media informasi dan komunikasi dengan audiens. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merumuskan strategi diferensiasi fungsi platform sebagai rekomendasi strategi komunikasi promosi digital Desa Wisata Wahana Candi. Strategi tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan integrasi saluran komunikasi serta meningkatkan efektivitas promosi digital desa wisata.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to analyze social media management as a promotional communication strategy for Wahana Candi Tourism Village, Banyumas Regency. The research is motivated by the importance of social media as a digital promotional tool in the development of tourism villages in the digital era. Wahana Candi has utilized Instagram, Facebook, and TikTok as promotional media; however, their management is considered unstructured and has not maximized the characteristics of each platform. This study employed a descriptive qualitative approach with a constructivist paradigm. Data collection techniques included interviews, observations, and documentation, while data validity was tested through source and technique triangulation. The results show that Wahana Candi’s social media management demonstrates communication channel integration through the simultaneous use of multiple social media platforms with consistent promotional messages. However, content management is still carried out uniformly, resulting in the communication functions of each platform not being optimally utilized. TikTok is more effective for increasing awareness through interactive and trend-based video content, Instagram functions as a platform for building the visual branding of the destination, while Facebook is more effective as an information and audience communication medium. Based on these findings, this study formulates a platform function differentiation strategy as a recommendation for Wahana Candi’s digital promotional communication strategy. This strategy is expected to optimize communication channel integration and improve the effectiveness of digital tourism promotion.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save