Home
Login.
Artikelilmiahs
54524
Update
SALSABILA INTAN SAPUTRI
NIM
Judul Artikel
Transesterifikasi Minyak Biji Ketapang, Formulasi Nanoemulsi, dan Uji Aktivitas Antioksidannya Menggunakan Metode DPPH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Antioksidan alami semakin dibutuhkan sebagai alternatif antioksidan sintetis. Minyak biji ketapang diketahui memiliki potensi sebagai antioksidan dengan berbagai kandungan asam lemak yang mampu menetralkan radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antioksidan minyak biji ketapang dan hasil transesterifikasinya dengan metode DPPH serta mengidentifikasi komponen produk transesterifikasi menggunakan GC-MS. Produk transeseterifikasi dengan aktivitas antioksidan tertinggi diaplikasikan sebagai fasa minyak pada formula emulsi dengan variasi produk 0; 1; 3; 5; dan 7%. Setiap formula emulsi dikarakterisasi berdasarkan organoleptik, pH, viskositas, stabilitas kinetik, freeze thaw cycles, dan tipe emulsi. Formula emulsi dengan karakteristik terbaik dimodifikasi menjadi nanoemulsi dengan cara pengadukan selama 24 jam dengan kecepatan 1000 rpm dan sonikasi. Formula emulsi dan nanoemulsi dilakukan uji aktivitas antioksidan. Ukuran distribusi partikel nanoemulsi diukur menggunakan PSA. Hasil analisa GC-MS menunjukkan asam palmitat sebagai senyawa dominan pada metil; etil; dan butil ester. Hasil uji aktivitas antioksidan minyak biji ketapang dan produk transesterifikasinya menunjukkan etil ester sebagai produk dengan aktivitas antioksidan tertinggi dengan nilai IC50 860,8392 ppm. Formula emulsi terbaik yang diperoleh yaitu FE7 dengan konsenstrasi etil ester sebesar 7%. Aktivitas antioksidan emulsi etil ester diperoleh nilai IC50 sebesar 788,5992 ppm dan nanoemulsi etil ester diperoleh nilai IC50 sebesar 709,3791 ppm, hal ini menunjukkan nanoemulsi etil ester memiliki aktivitas antioksidan yang lebih baik dari emulsi. Hasil pengukuran distribusi partikel nanoemulsi diperoleh ukuran partikel 91,03 nm sebesar 51,21% dengan nilai PI 0,814.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Natural antioxidants are increasingly needed as an alternative to synthetic antioxidants. Terminalia catappa seed oil is known to have potential as an antioxidant with various fatty acid contents that can neutralize free radicals. This study aims to determine antioxidant activity of terminalia catappa seed oil and its transesterification products using the DPPH method and to identify the components of the transesterification products using GC-MS. The transesterification product with the highest antioxidant activity was used as the oil phase in an emulsion formula with product variations of 0, 1, 3, 5, and 7%. Each emulsion formula was characterized based on organoleptic properties, pH, viscosity, kinetic stability, freeze thaw cycles, and emulsion type. The emulsions formula with the best characteristics was modified into a nanoemulsion by stirring for 24 hours at 1000 rpm and sonicating. Both emulsion and nanoemulsion formulas were tested for antioxidant activity. The particle size distribution of the nanoemulsion was measured using PSA. GC-MS analysis results showed palmitic acid as the dominant compound in methyl, ethyl, and butyl esters. The antioxidant activity test of terminalia catappa seed oil and its transesterification products showed that ethyl ester had the highest antioxidant activity with an IC50 value of 860.8392 ppm. The best emulsion formula obtained was FE7 with an ethyl ester concentration of 7%. The antioxidant activity of the ethyl ester emulsion gave an IC50 value of 788.5992 ppm, while the ethyl ester nanoemulsion has an IC50 value of 709,3791 ppm, which shows that the ethyl ester nanoemulsion has better antioxidant activity than the emulsion. Particle size measurement of the nanoemulsion showed a particle size of 91.03 nm at 51.21% with a PI value of 0.814.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save