Home
Login.
Artikelilmiahs
54438
Update
ANDIKA PUTRA PRASETYA
NIM
Judul Artikel
ANALISIS KAPASITAS KELEMBAGAAN POKDARWIS DALAM PENGELOLAAN DESA WISATA PEKUNDEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pokdarwis Wisanggeni merupakan organisasi berbasis komunitas yang mengelola Desa Wisata Pekunden, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas. Meskipun telah meraih Juara 1 Lomba Desa Wisata se-Jawa Tengah (2022) dan masuk 75 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023, kondisi kelembagaannya belum dikaji secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan menganalisis kapasitas kelembagaan Pokdarwis Wisanggeni berdasarkan empat aspek: kapasitas sumber daya manusia (SDM), kapasitas organisasi, kapasitas keuangan, dan kapasitas jaringan, serta menganalisis pola interelasi antar keempat aspek tersebut. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tujuh informan yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (2014). Hasil penelitian menunjukkan kapasitas kelembagaan Pokdarwis Wisanggeni berkembang secara tidak merata. Kapasitas SDM dan organisasi berada dalam kondisi cukup baik, kapasitas keuangan dalam tahap berkembang, dan kapasitas jaringan menunjukkan kondisi yang tidak merata antar segmen pemangku kepentingan. Penelitian ini menghasilkan lima temuan: (1) keberhasilan kompetisi sebagai katalis kapasitas multi-dimensi; (2) paradoks kemandirian finansial; (3) peran ganda sebagai hambatan struktural; (4) modal sosial personal sebagai pengganti kemitraan formal; dan (5) interelasi asimetris antar dimensi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Pokdarwis Wisanggeni is a community-based organization managing Pekunden Tourist Village, Banyumas Sub-District, Banyumas Regency. Despite achieving First Place in the Central Java Tourist Village Competition (2022) and being selected among the top 75 finalists of the 2023 Indonesian Tourist Village Award (ADWI), its institutional condition has never been studied scientifically. This study aims to analyze the institutional capacity of Pokdarwis Wisanggeni across four aspects: human resource (HR) capacity, organizational capacity, financial capacity, and network capacity, as well as the interrelation patterns among these four aspects. A descriptive qualitative approach was employed with data collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving seven purposively selected informants. Data analysis followed the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana (2014). Findings indicate that institutional capacity develops unevenly: HR and organizational capacities are in sufficiently good condition, financial capacity is in a developing stage, and network capacity shows uneven conditions across stakeholder segments. This study generates five key findings: (1) competition success as a multi-dimensional capacity catalyst; (2) the paradox of financial independence; (3) dual roles as a structural participation barrier; (4) personal social capital as a substitute for formal partnerships; and (5) asymmetric interrelations among capacity dimensions.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save