Home
Login.
Artikelilmiahs
54436
Update
NATASYA ULYA PUTRI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH KOMBINASI PAKAN ALAMI Lemna sp. DAN PELET TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) menghadapi tantangan berupa tingginya biaya pakan komersial yang mencapai 30–60% dari total biaya produksi. Lemna sp. salah satu tanaman air yang berpotensi sebagai pakan tambahan yang mengandung protein, asam amino esensial, serta mudah dibudidayakan sehingga berpotensi menjadi sumber pakan nabati ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan tambahan Lemna sp. terhadap pertumbuhan mutlak, specific growth rate (SGR), average daily growth (ADG), dan sintasan (SR) ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 kali ulangan yaitu P1 (pelet komersial 100%), P2 (pelet komersial 75% dan Lemna sp. segar 25%), P3 (pelet komersial 50% dan Lemna sp. segar 50%), P4 (pelet komersial 25% dan Lemna sp. segar 75%). Hasil penelitian menunjukkan pemberian Lemna sp. sebagai kombinasi pakan tidak memberikan perbedaan nyata (P>0,05) terhadap semua parameter pertumbuhan dan sintasan ikan nila. Nilai pertumbuhan mutlak kisaran 7,05 – 14,62 gram. Nilai SGR kisaran 4,15-4,25%/hari. Nilai ADG kisaran 0,23-0,49 gram/hari. Nilai SR kisaran 82,5-100%. Nilai suhu, pH, DO, nitrit dan nitrat selama penelitian masih berada dalam kisaran optimal untuk pertumbuhan ikan nila, namun nilai amonia tergolong tinggi dari standar baku mutu.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Tilapia (Oreochromis niloticus) farming faces the challenge of high commercial feed costs, accounting for 30–60% of total production expenses. Lemna sp. is an aquatic plant with potential as a supplementary feed because it contains protein and essential amino acids, is easy to cultivate, and represents an environmentally friendly plant-based feed source. This study aimed to determine the effect of dietary supplementation with Lemna sp. on absolute growth, specific growth rate (SGR), average daily growth (ADG), and survival rate (SR) of Nile tilapia (Oreochromis niloticus). The experiment employed a Completely Randomised Design (CRD) with four treatments and four replicates: P1 (100% commercial pellets), P2 (75% pellets + 25% Lemna sp.), P3 (50% pellets + 50% Lemna sp.), and P4 (25% pellets + 75% Lemna sp.). The results showed that dietary inclusion of Lemna sp. produced no significant differences (P>0.05) in growth or survival parameters. Absolute growth ranged from 7.05–14.62 g, SGR from 4.15–4.25%/day, ADG from 0.23–0.49 g/day, and SR from 82.5–100%. Water quality parameters, including temperature, pH, dissolved oxygen, nitrite, and nitrate, remained within the optimal range for tilapia growth, whereas ammonia concentrations exceeded recommended water quality standards during the study period.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save