Home
Login.
Artikelilmiahs
54399
Update
FATIMAH AZ ZAHRA
NIM
Judul Artikel
Peran Kelompok Wanita Tani dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Keluarga (Studi Pada Kelompok Wanita Tani Makmur Berkah Desa Kutasari)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Ketahanan pangan merupakan salah satu isu strategis dalam pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga dipengaruhi oleh partisipasi masyarakat dalam mengelola sumber daya lokal. Salah satu bentuk partisipasi tersebut diwujudkan melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) yang berperan dalam pemberdayaan perempuan sekaligus penguatan ketahanan pangan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Kelompok Wanita Tani Makmur Berkah dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga di Desa Kutasari, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap anggota KWT, perangkat desa, penyuluh pertanian lapangan, serta konsumen. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, sedangkan validitas data dilakukan melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KWT Makmur Berkah berperan dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui lima program utama, yaitu bidang pertanian, perikanan, pengolahan hasil pertanian, outing class, dan bank sampah organik. Program-program tersebut mampu meningkatkan ketersediaan pangan, diversifikasi konsumsi, nilai ekonomi hasil pertanian, serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan. Analisis menggunakan teori modal sosial Pierre Bourdieu menunjukkan bahwa keberhasilan KWT didukung oleh terbentuknya kepercayaan, norma, dan jaringan sosial yang memperkuat kerja sama antaranggota maupun kemitraan dengan pemerintah desa dan berbagai lembaga. Kata Kunci: Kelompok Wanita Tani, Ketahanan Pangan, Modal Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Ketahanan Pangan Keluarga.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Food security is a strategic issue in sustainable development that depends not only on government policies but also on community participation in managing local resources. One form of such participation is represented by Women Farmers Groups (Kelompok Wanita Tani/KWT), which contribute to women's empowerment while strengthening household food security. This study aims to analyze the role of the Makmur Berkah Women Farmers Group in improving family food security in Kutasari Village, Baturraden District, Banyumas Regency. The research employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving KWT members, village officials, agricultural extension officers, and consumers. Data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, while data validity was ensured through source triangulation. The findings reveal that KWT Makmur Berkah strengthens family food security through five major programs, namely agriculture, fisheries, agricultural product processing, outing class activities, and an organic waste bank. These programs improve food availability, diversify household food consumption, increase the economic value of agricultural products, and encourage community participation in environmental management. Based on Pierre Bourdieu's social capital theory, the success of the group is supported by trust, shared norms, and social networks that reinforce collaboration among members and partnerships with local government and related institutions. Keywords: Women Farmers Group, Food Security, Social Capital, Women Empowerment, Household Food Security.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save