Home
Login.
Artikelilmiahs
54390
Update
FIRDAUS RAHMANTO
NIM
Judul Artikel
PENGARUH SUPLEMENTASI TEPUNG LEMNA (Lemna sp.) PADA PAKAN KAMBING PERAH TERHADAP EFISIENSI PENGGUNAAN ENERGI UNTUK SINTESIS SUSU
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian yang berjudul Pengaruh Suplementasi Tepung Lemna (Lemna sp.) pada pakan kambing Perah terhadap Efisiensi Pengunaan Energi untuk Sintesis Susu. Lokasi penelitian berada pada Farm Mendha Adhikara yang berlokasi di Banjaranyar, Kec. Sokaraja, Kab. Banyumas. Materi penelitian menggunakan 16 ekor kambing Sapera laktasi yang dipelihara dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas empat perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang diberikan meliputi R0 (pakan basal yang terdiri dari hijauan segar sebanyak 55%, ampas tahu 20% dan konsentrat sebanyak 25% + 1,5 ppm kromium organik + 0,3 ppm selenium organik), R1 (R0 + tepung Lemna 1%), R2 (R0 + tepung Lemna 2%), dan R3 (R0 + tepung Lemna 3%). Parameter yang diamati meliputi konsumsi energi, kecernaan energi, dan efisiensi penggunaan energi untuk sintesis susu (EPESS). Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Uji Duncan serta analisis orthogonal polinomial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi tepung Lemna berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi energi dan kecernaan energi, sedangkan hasil perhitungan efisiensi penggunaan energi untuk sintesis susu (EPESS) yaitu berpengaruh nyata (P<0,05). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa suplementasi tepung lemna dalam pakan kambing perah pada dosis 2% meningkatkan konsumsi energi sebesar 10,74% dibandingkan pakan kontrol serta meningkatkan efisiensi penggunaan energi untuk sintesis susu (EPESS) sebesar 20,57%. Sementara itu, suplementasi tepung lemna pada dosis 1% meningkatkan kecernaan energi sebesar 38,58% dibandingkan pakan kontrol.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT This study, titled "The Effect of Lemna Meal (Lemna sp.) Supplementation in Dairy Goat Diets on Efficiency of Energy Utilization for Milk Synthesis," was conducted at Mendha Adhikara Farm, located in Banjaranyar, Sokaraja District, Banyumas Regency. Sixteen lactating Sapera goats were assigned in a Completely Randomized Design (CRD) consisting of four treatments and four replications. The dietary treatments were R0 (basal diet comprising 55% fresh forage, 20% tofu dregs, and 25% concentrate + 1.5 ppm organic chromium + 0.3 ppm organic selenium), R1 (R0 + 1% Lemna meal), R2 (R0 + 2% Lemna meal), and R3 (R0 + 3% Lemna meal). Parameters evaluated included energy intake, energy digestibility, and efficiency of energy utilization for milk synthesis (EMES). Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA), followed by Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) and orthogonal polynomial analysis. The results indicated that Lemna meal supplementation had a highly significant effect (P < 0.01) on energy intake and energy digestibility, as well as a significant effect (P < 0.05) on the efficiency of energy utilization for milk synthesis (EMES). In conclusion, supplementation with 2% Lemna meal in dairy goat diets increased energy intake by 10.74% compared to the control diet and improved the efficiency of energy utilization for milk synthesis (EMES) by 20.57%. Meanwhile, supplementation with 1% Lemna meal increased energy digestibility by 38.58% relative to the control.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save