Home
Login.
Artikelilmiahs
54246
Update
ANGELITA MAYLAFFAYZA
NIM
Judul Artikel
Pemberian Azolla microphylla Segar untuk Ikan Nila (Oreochromis niloticus) terhadap Indeks Hepatosomatik (IHS) dan Viscerosomatik (IVS)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan komoditas ikan air tawar yang banyak dikembangkan di Indonesia, namun ketergantungannya terhadap pelet komersil yang mencapai 60-70% dari keseluruhan biaya total. Azolla microphylla berpotensi digunakan sebagai bahan pakan alternatif karena memiliki kandungan nutrient yang cukup baik serta mudah dibudidayakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi A. microphylla segar terhadap indeks hepatosomatik (IHS) dan indeks viscerosomatik (IVS) ikan nila. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, yaitu P1 (100% pelet komersil), P2 (75% pelet + 25% A. microphylla), P3 (50% pelet + 50% A. microphylla) dan P4 (25% pelet + 75% A. microphylla). Ikan diuji selama 30 hari dalam Recirculating Aquaculture System (RAS). Data IHS dan IVS dianalisis menggunakan ANOVA oneway dilanjutkan uji BNT, yang menunjukkan bahwa A. microphylla hingga persentase 75% tidak memberikan pengaruh berbeda nyata (P>0,05) terhadap nilai IHS maupun IVS pada ikan nila. Hasil ini mengindikasikan bahwa ketersediaan energi dari pakan pada setiap perlakuan telah mencukupi kebutuhan ikan, sehingga tidak terjadi gangguan pada cadangan energi di hati maupun organ visceral. Dengan demikian A. microphylla segar berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan substitusi pakan alternatif bagi ikan nila tanpa mengganggu kondisi fisiologis hati dan viscera.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Nile tilapia (Oreochromis niloticus) is a freshwater fish species widely cultivated in Indonesia, however its reliance on commercial pellets accounts for 60–70% of total production costs. Azolla microphylla has the potential as an alternative feed ingredient due to its high nutrient content and ease of cultivation. This study aimed to determine the effect of substituting fresh A. microphylla on the hepatosomatic index (HSI) and viscerosomatic index (VSI) of Nile tilapia. The experiment used a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 4 replicates: P1 (100% commercial pellets), P2 (75% pellets + 25% A. microphylla), P3 (50% pellets + 50% A. microphylla), and P4 (25% pellets + 75% A. microphylla). The tilapia were tested for 30 days in a Recirculating Aquaculture System (RAS). HSI and VSI data were analyzed using one-way ANOVA. Results showed that A. microphylla, even at a 75%, did not significantly affect (P>0,05) on the HSI or VSI values in tilapia. This indicates that feed energy availability in each treatment was sufficient to meet fish requirements, there was no disruption to energy reserves in liver or visceral organs. Thus, fresh A. microphylla has the potential as an alternative feed substitute for tilapia without disrupting the physiological condition of the liver and viscera.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save