Home
Login.
Artikelilmiahs
54186
Update
DIAN PURNAMASARI
NIM
Judul Artikel
IDENTIFIKASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER BAKTERI Sinomicrobium sp. PAP.21 MELALUI PENDEKATAN GENOMIK
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Bidang bioteknologi terus mengalami perkembangan, banyak diperoleh temuan- temuan baru yang dapat terus dikembangkan. Metabolit sekunder bakteri menjadi salah satu hasil yang banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang salah satunya yaitu bidang kesehatan. Genus bakteri yang dilaporkan pada tahun 2013 yaitu Sinomicrobium menjadi salah temuan yang masih terus digali informasinya. Sinomcobium sp. PAP.21 yang diisolasi dari sedimen perairan Taman Nasional Teluk Cendrawasih pada penelitian ini dilakukan dianalisis genomik untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder yang berpotensi dihasilkan oleh biosynthetic gene clusters (BGCs). Analisis genomik menujukkan total 11 region dengan 3 region memiliki kemiripan rendah dengan cluster karotenoid, pinenisn, dan fulvivirgamide A2/ fulvivirgamide B2/ fulvivirgamide B3/ fulvivirgamide B4, serta 1 region memiliki kemiripan tinggi dengan cluster icosalide A/ icosalide B. Sebanyak 7 region lainnya menunjukkan tidak ada kemiripan dengan database.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The field of biotechnology continues to evolve, yielding many new discoveries that can be further developed. Bacterial secondary metabolites are among the most widely utilized products across various fields, including healthcare. The bacterial genus Sinomicrobium, first reported in 2013, became one of the findings that continues to be explored. Sinomicrobium sp. PAP.21, isolated from aquatic sediments in Cendrawasih Bay National Park, was subjected to genomic analysis in this study to identify potential secondary metabolites produced by biosynthetic gene clusters (BGCs). Genomic analysis revealed a total of 11 regions, with 3 regions showing low similarity to the carotenoid, pinensin, and fulvivirgamide A2/ fulvivirgamide B2/ fulvivirgamide B3/ fulvivirgamide B4 clusters, and 1 region showing high similarity to the icosalide A/icosalide B cluster. The remaining 7 regions showed no similarity to the database.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save