Home
Login.
Artikelilmiahs
54180
Update
FAIZA FIDELA TITANANDA
NIM
Judul Artikel
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Gantungan Kunci Bambu IKM Bambonesia Menggunakan Metode Six Sigma dengan Pendekatan FMECA (Studi Kasus : IKM Bambonesia)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
IKM Bambonesia merupakan IKM yang memproduksi kerajinan berbahan dasar bambu. Pada periode November 2025 – April 2026 ditemukan presentase cacat sebesar 9,02% pada produk gantungan kunci bambu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis cacat, menemukan faktor penyebab, menemukan prioritas perbaikan dari mode kegagalan, dan menyusun usulan perbaikan untuk mengurangi tingkat kecacatan produk pada gantungan kunci bambu IKM Bambonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Six Sigma dan FMECA (Failure Modes, Effects and Criticality Analysis). Berdasarkan hasil analisa, ditemukan jenis kecacatan yang paling dominan adalah cacat jamur dengan presentase sebesar 44,62% dan cacat potongan jelek dengan presentase sebesar 33,87%. Melalui analisis dengan matriks kritikalitas ditemukan jika terdapat 8 mode kegagalan yang masuk ke dalam kategori not acceptable, antara lain yaitu kurang disiplin terhadap prosedur perlakuan bambu, kurang fokus saat memotong bambu, belum ada panduan secara tertulis, belum terdapat prosedur pemotongan secara tertulis, bambu belum cukup kering saat diproses, perawatan alat tidak rutin, asam basa tanah, dan alat pengering masih menggunakan oven sederhana. Usulan perbaikan yang dirancang untuk mengurangi tingkat kecacatan produk gantungan kunci bambu IKM Bambonesia antara lain penggunaan One Point Lesson (OPL) dan Check Sheet.
Abtrak (Bhs. Inggris)
IKM Bambonesia is a small and medium enterprise (SME) that manufactures bamboo-based handicrafts. During the period of November 2025 – April 2026, a defect rate of 9.02% was found in their bamboo keychain products. This study aims to identify the types of defects, determine the causal factors, establish improvement priorities for failure modes, and formulate proposed improvements to reduce product defect rates for Bambonesia's bamboo keychains. The methods used in this study are Six Sigma and FMECA (Failure Modes, Effects, and Criticality Analysis). Based on the analysis, the most dominant types of defects found were mold defects at 44.62% and poor cutting defects at 33.87%. Through criticality matrix analysis, 8 failure modes were categorized as not acceptable, including the lack of discipline regarding bamboo treatment procedures, lack of focus while cutting bamboo, absence of written guidelines, absence of written cutting procedures, bamboo not being dry enough during processing, irregular tool maintenance, soil acidity and alkalinity, and the drying equipment still utilizing a simple oven. The proposed improvements designed to reduce the defect rate of IKM Bambonesia's bamboo keychains include the implementation of One Point Lessons (OPL) and Check Sheets
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save