Home
Login.
Artikelilmiahs
54089
Update
ALYA NADHILAH SHAFA
NIM
Judul Artikel
PENGARUH PENAMBAHAN PROBIOTIK KOMERSIL PADA MEDIA KULTUR TERHADAP KEPADATAN POPULASI DAN PERTUMBUHAN Daphnia magna
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Daphnia magna merupakan salah satu pakan alami yang banyak dimanfaatkan dalam kegiatan budidaya ikan karena memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Upaya untuk meningkatkan pertumbuhan populasi Daphnia magna salah satunya dengan penambahan probiotik komersil dan molase pada media kultur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan probiotik komersil dan molase dengan dosis yang berbeda terhadap kepadatan dan laju pertumbuhan populasi Daphnia magna. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan yaitu P1 dosis 0,5 ml/L, P2 dosis 0,75 ml/L, P3 dosis 1 ml/L, dan P4 dosis 1,25 ml/L, dengan masing-masing tiga kali ulangan. Parameter yang diamati yaitu kepadatan dan laju pertumbuhan populasi, Doubling time, dan kualitas air. Data dianalisis dengan Kruskal-Wallis, lalu dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney apabila terdapat beda nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik komersil dan molase dengan dosis yang berbeda berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap kepadatan dan laju pertumbuhan populasi Daphnia magna. Hasil uji lanjut menunjukkan bahwa P1, P2, dan P3 tidak berbeda nyata. Sedangkan, P4 berbeda nyata dengan ketiga perlakuan tersebut. Dosis probiotik komersil dan molase yang lebih tinggi pada P4, menyebabkan kondisi media kultur kurang mendukung pertumbuhan populasi Daphnia magna.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Daphnia magna is one of the natural feeds widely used in fish farming due to its high nutritional content. One strategy to enhance the growth of Daphnia magna populations is the addition of commercial probiotics and molasses to the culture medium. This study aimed to determine the effect of different doses of commercial probiotics and molasses on the population density and growth rate of Daphnia magna. A Completely Randomized Design (CRD) with four treatments was used: P1 (0.5 ml/L), P2 (0.75 ml/L), P3 (1.0 ml/L), and P4 (1.25 ml/L), each with three replications. The observed parameters were population density, population growth rate, Doubling time, and water quality. Data were analyzed using the Kruskal–Wallis test followed by the Mann–Whitney test if there was a significant difference. The results showed that different doses of commercial probiotics and molasses significantly affected (p<0.05) the population density and growth rate of Daphnia magna. Further analysis indicated that P1, P2, and P3 did not differ significantly, whereas P4 differed significantly from the other treatments. The higher dose applied in P4 was presumed to create less favorable culture conditions, thereby reducing the population growth of Daphnia magna.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save