Home
Login.
Artikelilmiahs
54013
Update
HERY SETYAWAN
NIM
Judul Artikel
PENGARUH SLOW DEEP BREATHING EXERCISE METODE BHRAMARI PRANAYAMA TERHADAP UJI FUNGSI PARU (Studi pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Kapasitas fungsi paru merupakan indikator kesehatan fundamental yang erat kaitannya dengan kualitas hidup. Mahasiswa kedokteran rentan mengalami gaya hidup sedenter akibat padatnya jadwal akademik, yang berpotensi menurunkan kapasitas fungsi paru. Slow Deep Breathing Exercise (SDBE) metode Bhramari Pranayama merupakan teknik pernapasan lambat dan dalam dengan komponen humming yang dapat meningkatkan aktivitas parasimpatik dan mengoptimalkan mekanika ventilasi paru. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Slow Deep Breathing Exercise metode Bhramari Pranayama terhadap uji fungsi paru pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman. Metode: Penelitian menggunakan rancangan observasional analitik dengan pendekatan data sekunder terhadap 40 subjek yang terbagi menjadi 22 orang kelompok intervensi dan 18 orang kelompok kontrol. Pengukuran fungsi paru dilakukan menggunakan spirometri untuk menilai Forced Vital Capacity (FVC) dan Forced Expiratory Volume in 1 second (FEV1) sebelum dan sesudah intervensi selama 22 hari. Hasil: Terdapat perbedaan bermakna pada nilai Forced Vital Capacity antara kelompok intervensi dan kontrol, dengan kelompok intervensi mengalami peningkatan rerata Forced Vital Capacity sebesar 0,05 ± 0,13 liter. Nilai Forced Expiratory Volume in 1 second tidak menunjukkan perbedaan bermakna secara statistik. Kesimpulan: Slow Deep Breathing Exercise metode Bhramari Pranayama terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan Forced Vital Capacity dan dapat dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif intervensi non-farmakologis yang aman untuk mendukung kesehatan fungsi paru mahasiswa kedokteran. Kata kunci: Bhramari Pranayama, fungsi paru, mahasiswa kedokteran, Slow Deep Breathing Exercise, spirometri
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Pulmonary function capacity was a fundamental health indicator closely associated with quality of life. Medical students were vulnerable to a sedentary lifestyle due to intensive academic demands, which potentially reduced pulmonary function capacity. Slow Deep Breathing Exercise using the Bhramari Pranayama method was a slow and deep breathing technique with a humming component that was studied to enhance parasympathetic activity and optimize pulmonary ventilation mechanics. Objective: This study aimed to determine the effect of Slow Deep Breathing Exercise using the Bhramari Pranayama method on pulmonary function tests among medical students of Universitas Jenderal Soedirman. Methods: A retrospective cohort design was employed involving 40 subjects divided into 22 in the intervention group and 18 in the control group. Pulmonary function was measured using spirometry to assess Forced Vital Capacity and Forced Expiratory Volume in 1 second before and after a 22-day intervention period. Results: There is a statistically significant difference in Forced Vital Capacity between the intervention and control groups, with the intervention group showing a mean increase of 0.05 ± 0.13 liters. Forced Expiratory Volume in 1 second shows no statistically significant difference between groups. Conclusion: Slow Deep Breathing Exercise using the Bhramari Pranayama method is effective in significantly improving Forced Vital Capacity and can be considered a safe alternative non-pharmacological intervention to support pulmonary health among medical students. Keywords: Bhramari Pranayama, medical students, pulmonary function, Slow Deep Breathing Exercise, spirometry
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save