Home
Login.
Artikelilmiahs
53780
Update
ASSYAUFI AWWIN MUMTAHIDA
NIM
Judul Artikel
OPTIMASI FAKTOR EKSPOSI RADIOGRAFI PADA PEMERIKSAAN MANUS UNTUK MENGHASILKAN KUALITAS CITRA TERBAIK DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pemanfaatan sinar-X di bidang medis berperan penting dalam mendukung proses diagnosis, namun paparan radiasi yang dihasilkan tetap berpotensi menimbulkan risiko kesehatan sehingga diperlukan optimasi faktor eksposi agar diperoleh kualitas citra yang optimal dengan dosis serendah mungkin. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai tegangan tabung (kVp) dan arus tabung (mAs) yang optimal pada pemeriksaan radiografi manus menggunakan phantom manus akrilik dengan ketebalan 2 cm dan 3 cm. Variasi tegangan tabung dilakukan pada rentang 40–50 kVp dengan interval 1 kVp, sedangkan variasi arus tabung menggunakan 3,2 mAs, 4 mAs, 5 mAs, dan 6,4 mAs. Tahap awal penelitian dilakukan dengan evaluasi parameter Exposure Index (EI) dan Deviation Index (DI) pada detektor radiografi untuk menilai tingkat paparan radiasi. Tahap kedua dilakukan analisis kualitas citra menggunakan parameter Mean Gray Value (MGV) dan Signal to Noise Ratio (SNR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh nilai EI dan DI masih berada dalam rentang toleransi klinis. Tegangan tabung optimal diperoleh pada 44 kVp untuk phantom ketebalan 2 cm dan 46 kVp untuk phantom ketebalan 3 cm, sedangkan arus tabung optimal diperoleh pada 3,2 mAs untuk kedua ketebalan phantom. Parameter tersebut mampu menghasilkan kualitas citra yang optimal dengan paparan radiasi yang lebih efisien.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The use of X-rays in the medical field plays a crucial role in supporting the diagnostic process; however, the resulting radiation exposure still poses potential health risks, making it necessary to optimize exposure parameters to achieve optimal image quality at the lowest possible dose. This study aims to determine the optimal tube voltage (kVp) and tube current (mAs) values for hand radiography using acrylic hand phantoms with thicknesses of 2 cm and 3 cm. Tube voltage was varied within the range of 40–50 kVp in 1 kVp increments, while tube current was varied using 3.2 mAs, 4 mAs, 5 mAs, and 6.4 mAs. The initial phase of the study involved evaluating the Exposure Index (EI) and Deviation Index (DI) parameters on the radiographic detector to assess the level of radiation exposure. The second stage involved image quality analysis using the Mean Gray Value (MGV) and Signal-to-Noise Ratio (SNR) parameters. The results showed that all EI and DI values remained within the clinical tolerance range. The optimal tube voltage was 44 kVp for the 2-cm-thick phantom and 46 kVp for the 3-cm-thick phantom, while the optimal tube current was 3.2 mAs for both phantom thicknesses. These parameters produced optimal image quality with more efficient radiation exposure.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save