Home
Login.
Artikelilmiahs
5372
Update
FIFI DHUHAAINY
NIM
Judul Artikel
UPAYA MEMACU PEMBENTUKAN TUNAS MIKRO KENTANG KULTIVAR GRANOLA DENGAN WAKTU PENYINARAN DAN KONSENTRASI SUKROSA YANG BERBEDA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Perbanyakan bibit kentang dengan menggunakan metode mikropropagasi merupakan metode alternatif. Sukrosa dan lama penyinaran merupakan faktor penting bagi pertumbuhan tunas mikro secara in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh interaksi antara lama penyinaran dan konsentrasi sukrosa dan menentukan lama penyinaran dan konsentrasi sukrosa terbaik dalam pertumbuhan tunas mikro kentang kultivar Granola. Percobaan dilakukan secara eksperimental dengan rancangan dasar acak lengkap pola perlakuan faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi sukrosa yang terdiri dari 4 taraf yaitu 6, 8, 10, 12 % dan faktor kedua adalah lama penyinaran yang terdiri dari 4 taraf yaitu 10, 12, 14, 16 jam. Masing-masing kombinasi perlakuan di ulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 48 unit percobaan. Variabel yang diamati adalah pertumbuhan eksplan dengan parameter yang diukur berupa waktu muncul tunas, jumlah tunas, panjang rataan tunas dan jumlah daun. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam (ANOVA) dengan tingkat kepercayaan 95% dan 99%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi pengaruh antara lama penyinaran dan konsentrasi sukrosa pada pembentukan tunas mikro kentang kultivar granola, dan konsentrasi sukrosa 12 % dan lama penyinaran 16 jam dapat digunakan pada kultur tunas mikro kentang kultivar granola. Kata kunci : Kentang (Solanum tuberosum, L), tunas mikro, sukrosa, lama penyinaran
Abtrak (Bhs. Inggris)
Propagation potato seed using micropropagatian is an alternative method. Sucrose and light intensity are the most important factors for in vitro microshoot growth. The objectives of this research were to study the effect of the interaction between light intensity and sucrose consentration as well as to determine the best of light intensity and sucrose consentration to stimulate the in vitro growth of granola potato cultivar microshoots. This research has been carried out experimentally using a Completely Randomized Design (CRD) on a factorial pattern. The first factor was the sucrose consentration which consisted of 4 levels i.e. 6, 8, 10, 12 % and the second factor was the lighting time which consisted of 4 levels i.e. 10, 12, 14, 16 hours. Each treatment combination was repeated three times to obtain 48 treatment units. The data obtained were analysed using an analysis of variance (ANOVA) with 95 % and 99 % levels of confidence. The result of research showed that the microshoots formation of granola cultivar of potato was not affected by the interaction between sucrose concentration and lighting, however 12% of sucrose and 16 hours of lighting can be used in in vitro culture of granola cultivar of potato microshoots.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save