Home
Login.
Artikelilmiahs
5323
Update
MIFTAKHUL TAFRI MUKHTAR
NIM
Judul Artikel
RELIABILITY TEST OF SPATIAL INTERPOLATION OF MONTHLY RAINFALL DATA USING KRIGING METHOD
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Proyek atau kegiatan pengembangan dan manajemen sumberdaya air tidak bisa dilepaskan dari peranan analisis hidrologi. Tidak hanya dalam bidang sumber daya air, sebagian besar perencanaan bangunan sipil juga memerlukan analisis hidrologi. Definisi Analisis hidrologi adalah analisis yang dilakukan terhadap data hidrologi yang telah dikumpulkan untuk membuat keputusan atau menarik kesimpulan mengenai suatu fenomena hidrologi. Analisis hidrologi bertujuan untuk mengetahui karakteristik hujan, debit air yang ekstrim maupun yang wajar yang akan digunakan sebagai dasar analisis dalam pelaksanaan detail desain. Komponen penting dalam analisis hidrologi adalah hujan, curah hujan menjadi masukan utama bagi aliran sungai dan di dalam tampungan baik di atas maupun di bawah permukaan tanah. Jumlah dan variasi debit sungai sangat tergantung pada jumlah, intensitas dan distribusi hujan. Namun data curah hujan yang diamati pada periode tertentu seringkali tidak tersedia, atau terjadi kekosongan data. Adanya data yang kosong akan mengurangi informasi yang terkandung pada data. Masalah lain yang terjadi adalah kurangnya stasiun hujan sehingga data hujan yang ada kurang mewakili kondisi setempat, kondisi yang kurang mewakili ini bisa membuat hasil analisis hidrologi menjadi tidak akurat. Analisis hidrologi yang tidak akurat akan mengurangi umur pakai bangunan bahkan kegagalan struktur. Penelitian ini akan mencoba menguji kehandalan analisis kriging untuk menginterpolasi data hujan. Uji kehandalan dilakukan dengan membandingkan hasil analisis ukuran statistic antara metode kriging dengan metode IDW. Analisis statistic yang digunakan adalah mean, standar deviasi, koefisien korelasi, root mean square error (RMSE) dan Mean Absolute Error (MAE). Metode IDW digunakan sebagai pembanding karena metode ini sudah umum digunakan dalam interpolasi data hujan. Berdasarkan perbandingan analisis ukuran statistic metode kriging kurang akurat jika dibandingkan metode IDW. Hal ini disebabkan karena adanya deviasi data hujan antar stasiun yang besar, Jumlah stasiun hujan yang terbatas dan sebaran stasiun hujan yang kurang merata.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Projects or water resources development and management cannot be separated from the role of hydrological analysis. The hydrological analysis is required not only in water resources projects, but also most of the civil engineering projects need hydrological analysis. Definition of hydrologic analysis is an analysis of hydrological data observed in nature to make decisions or conclusions about a hydrological phenomenon. Hydrological analysis aims to understanding the characteristics of rainfall, extreme and normal of water discharge used for analysis of the detailed design. Important part of the hydrologic analysis is rainfall, rainfall being the primary input for the flow in the river and aquifer in above or below the ground. Fluctuation of river discharge is highly dependent on the amount, intensity and distribution of rainfall on the catchment area. However, rainfall data from observations in a period are often not available due to missing data. Presence of incomplete data will reduce the information contained in the data. Another problem that occurs is the lack of rainfall stations so that there is less rainfall data represent local conditions, this conditions that could make hydrologic analysis becomes inaccurate. Inaccuracies of hydrologic analysis output will reduce the use life of the building even structure could be collapse earlier than planned. This research tries to test the reliability analysis of kriging method to interpolate rainfall data. Reliability test is conducted by comparing the results of the statistical analysis from the kriging method with IDW method. Statistical analysis used is the average, standard deviation, correlation coefficient, root mean square error (RMSE) and Average Absolute Error (MAE). IDW method is used for comparison because it is a common method used in the rainfall data interpolation. Based on comparison statistical analysis, kriging method is less accurate than IDW method. This condition is caused by the large deviation of rainfall data between rainfall stations, limited number of rainfall stations and non-uniformly distributed rainfall stations.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save