Home
Login.
Artikelilmiahs
5271
Update
PANJI WIRATMOKO
NIM
Judul Artikel
ANALISIS EFISIENSI USAHA DAN POLA PEMASARAN IKAN LELE DI KABUPATEN (DESA KOTAYASA, KECAMATAN SUMBANG)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Analisis Efisiensi Usaha Dan Pola Pemasaran Ikan Lele Di Kabupaten Banyumas (Studi Kasus Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi teknis, ekonomis, menganalisis saluran pemasaran dan mengetahui besar margin pemasaran pada lembaga pemasaran dan share yang diterima petani. Metode penelitian ini adalah metode survey. Analisis yang digunakan adalah dengan perhitungan DEA (Data Envelopment Analysis), Revenue and Cost Ratio, Margin pemasaran, Farmer Share, dan mengidentifikasi saluran pemasaran. Berdasarkan hasil perhitungan efisiensi teknis dengan perhitungan DEA dari 70 responden yang sudah mencapai nilai efisiensi secara teknis (100 persen) adalah 7 responden sedangkan yang belum mencapai nilai efisien secara teknis adalah 63 responden jadi secara keseluruhan usaha pembesaran ikan lele belum mencapai nilai efisien atau tidak efisien secara teknis. Kemudian efisien ekonomis dengan perhitungan R/C diketahui bahwa 31 responden belum mencapai nilai efisien dengan angka terkecil 0,51 dan 39 responden sudah mencapai nilai efisien dengan angka terbesar 1,82 namun secara keseluruhan usaha pembesaran ikan lele sudah efisien yaitu dengan angka 1,02. Terdapat enam pola saluran pemasaran yang tercipta namun yang paling banyak digunakan dalam pembesaran ikan lele yaitu pada saluran pemasaran ketiga dengan pola sebagai berikut petani ikan lele – pedagang pengumpul – pedagang pasar – konsumen. Besar margin pemasaran dan share petani yang diterima dimana nilai presentase margin terkecil 0 persen dan share petani terbesar 100 persen namun dengan menggunakan saluran pemasaran yang terbanyak yaitu saluran yang ketiga dengan nilai margin pemasaran 37,5 persen dan nilai share petani yang diterima 62,5 persen sehingga pemasaran ikan lele di Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas bisa dikatakan efisisen.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study entitled "Business Efficiency Analysis And Catfis Marketing Pattern In Banyumas (Case Study Kotayasa Village, Sub-regency Sumbang)". The purpose of this study was to determine the technical, economy efficiency, analyze marketing channel and to determine the number of marketing margin in the marketing agencies and share received by farmers. This research method is survey method. The analysis method is the calculation of DEA (Data Envelopment Analysis), Revenue and Cost Ratio, marketing margin, Farmer Share, and identify marketing channel. Based on the calculation of technical efficiency with DEA calculation of the 70 respondents who have reached technical efficiency value (100 percent) were 7 respondents, while those who have not reached technical efficiency value were 63 respondents so overall catfish raising business has not reached efficient value or technically inefficient. Then economically efficient with the calculation of R/C known that 31 respondents have not reached efficient value with the smallest number 0.51 and 39 respondents have reached efficient value with the largest number of 1.82 but overall this catfish raising businesst is efficient by 1.02 points. There are six marketing channels patterns created but the most widely used in catfish raising business is the third marketing channel with the following pattern of catfish farmers – collector traders – market traders - consumer. The number of marketing margins and farmer share received which the smallest margin value is 0 percent and the biggest farmer share is 100 percent, but most farmers using the third marketing channels with 37.5 per cent of marketing margin value and share value received 62.5 percent so that catfish marketing Kotayasa Village, Sumbang Sub-regency, Banyumas Regency can be said efisisen.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save