Home
Login.
Artikelilmiahs
5265
Update
WIDYA PUJI RAHAYU
NIM
Judul Artikel
APLIKASI ANALISIS KETAHANAN HIDUP DENGAN MENGGUNAKAN METODE KAPLAN-MEIER
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Waktu ketahanan hidup adalah waktu dari awal pengamatan sampai terjadinya suatu kejadian atau peristiwa tertentu Metode Kaplan-Meier merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menganalisis waktu ketahanan hidup. Metode ini mengestimasi fungsi ketahanan hidup dan fungsi hazard. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketahanan hidup pasien penderita diabetes mellitus. Lebih lanjut, penelitian ini juga mempelajari dan menganalisis perbandingan antara dua kelompok data ketahanan hidup dari pasien diabetes mellitus berdasarkan status merokok dan penyakit jantung koroner dengan menggunakan uji Log-rank dan uji Wilcoxon. Hasil perhitungan diperoleh estimasi untuk fungsi ketahanan hidup dari pasien diabetes mellitus yang semakin menurun sedangkan estimasi untuk fungsi hazard semakin lama semakin meningkat kematian dari pasien tersebut. Perbandingan uji Log-rank dan uji Wilcoxon diperoleh kesimpulan yang sama yaitu untuk status merokok tidak adanya perbedaan yang nyata antara ketahanan hidup individu sebagai perokok pasif dan ketahanan hidup individu sebagai perokok aktif sedangkan untuk penyakit jantung koroner (CHD) adanya perbedaan yang nyata antara ketahanan hidup pasien diabetes mellitus yang tidak menderita penyakit jantung koroner dengan ketahanan hidup pasien diabetes mellitus yang menderita penyakit jantung koroner.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Survival time is the time from the beginning of the observation to the occurrence of an incident or event. Kaplan-Meier method is one of the methods for analyzing the survival time. This method estimates the survival and hazard functions. This study aims to know the survival of diabetes mellitus patients. Further, this study also learned and analyzed comparison between two groups of survival data for diabetes mellitus patients based on the smoking status and coronary heart disease using Log-rank test and Wilcoxon test. The results are decreasing of the survival function of patients and increasing the hazard function of mortality patient. The Log-rank test and the Wilcoxon test released the same conclusion, that is, for smoking status was not a significant difference between the survival rates of individuals as passive smoking and survival rates of individuals as active smoking, while for coronary heart disease (CHD) there is a significant difference between the survival rates of diabetes mellitus patients who did not have coronary heart disease, and survival rates of diabetes mellitus patients who have coronary heart disease.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save