Home
Login.
Artikelilmiahs
52382
Update
AZMI ROZAN QURROTUAINI
NIM
Judul Artikel
Identifikasi dan Analisis Kelimpahan Larva Meroplankton Krustasea di Perairan Pulau Gorom, Seram Bagian Timur
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Meroplankton merupakan kelompok organisme yang hanya bersifat plantonik pada fase awal kehidupannya saja. Saat menjadi dewasa, meroplankton akan berubah menjadi nekton yang aktif bergerak ataupun menjadi benthos yang hidup di dasar periaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kelimpahan larva meroplankton krustasea di perairan Pulau Gorom, Seram Bagian Timur, sebagai indikator potensial budidaya perairan tersebut. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Agustus 2025 menggunakan plankton net untuk mengumpulkan larva krustasea yang kemudian diidentifikasi hingga tingkat famili dan genus. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diketahui Perairan Pulau Gorom, Seram Bagian timur memiliki kelimpahan larva meroplankton yang beragam dan bervariasi. Berdasarkan hasil pengamatan didapatkan 14 famili dan 11 genus dari kelompok krustasea. Berdasarkan identifikasi ditemukan beberapa kelompok meroplankton krusatsea yang memiliki potensi sebagai komoditas budidaya bernilai ekonomi. Kelompok-kelompok yang diidentifikasi meliputi famili Penaeidae dan Squillidae (udang), Portunidae (kepiting), serta Palinuridae (lobster). Studi ini diharapkan akan menjadi dasar ilmiah bagi pengelolaan dan pengembangan budidaya krustasea yang berkelanjutan di Pulau Gorom.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Meroplankton are a group of organisms that are planktonic only during the early stages of their life cycle. Upon reaching adulthood, meroplankton transform into actively moving nekton or into benthos that live on the seafloor. This study aims to identify and analyze the abundance of crustacean meroplankton larvae in the waters around Gorom Island, Eastern Seram, as a potential indicator for aquaculture in these waters. Sampling was conducted by Agust 2025 using a plankton net to collect crustacean larvae, which were then identified to family and genus level. Based on the study, it was found that the waters around Gorom Island, East Seram, have a diverse and varied abundance of meroplankton larvae. Observations identified 14 families and 11 genus within the crustacean group. The identification revealed several groups of crustacean meroplankton with potential as economically valuable aquaculture commodities. The groups identified include the families Penaeidae and Squillidae (shrimp), Portunidae (crabs), and Palinuridae (lobsters). This study is expected to serve as a scientific foundation for the management and development of sustainable crustacean aquaculture on Gorom Island.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save