Home
Login.
Artikelilmiahs
52377
Update
NAVISA MARTHA ARDANASARI
NIM
Judul Artikel
Kinerja Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan di Kantor Pertanahan Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah menghadirkan inovasi Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan (PELATARAN) di Kantor Pertanahan Kabupaten Banyumas untuk memperluas akses layanan, namun pelaksanaannya belum berdampak signifikan terhadap beban pelayanan hari kerja dan masih rendah pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja pelayanan menggunakan konsep Agus Dwiyanto (2006) yang meliputi produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas, dengan pendekatan kualitatif serta analisis data interaktif Matthew B. Miles, A. Michael Huberman, dan Johnny Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas belum optimal, sementara kualitas layanan dan responsivitas tergolong baik; responsibilitas telah sesuai prosedur meski masih terdapat kendala kedisiplinan, dan akuntabilitas menunjukkan transparansi tanpa evaluasi berkala. Secara keseluruhan, program berjalan cukup baik dalam meningkatkan akses layanan, tetapi rendahnya pemanfaatan menuntut adanya evaluasi terhadap target, capaian, dan keberlanjutan program.
Abtrak (Bhs. Inggris)
In an effort to improve the quality of public services, the government introduced the Weekend Land Service Program (PELATARAN) at the Land Office of Banyumas Regency to expand service access; however, its implementation has not significantly reduced the weekday service workload and its utilization remains low. This study aims to analyze service performance using the public service performance framework of Agus Dwiyanto (2006), which includes productivity, service quality, responsiveness, responsibility, and accountability, employing a qualitative approach with interactive data analysis by Matthew B. Miles, A. Michael Huberman, and Johnny Saldaña. The results show that productivity is not yet optimal, while service quality and responsiveness are relatively good; responsibility has generally followed procedures despite some issues with staff discipline, and accountability demonstrates transparency but lacks periodic evaluation. Overall, the program has been fairly well implemented in improving service access, but its low utilization indicates the need for evaluation of targets, outcomes, and program sustainability.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save