Home
Login.
Artikelilmiahs
52248
Update
ATHAYA HAFIZ SETYOKO
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN PERSEPSI DAN PENDIDIKAN ANAK DENGAN MINAT ANAK PETERNAK SAPI POTONG DALAM MELANJUTKAN USAHA ORANG TUANYA DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Fenomena farmer aging merupakan permasalahan bagi keberlanjutan usaha peternakan dan produksi protein hewani asal ternak, oleh karena itu diperlukan adanya regenerasi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat persepsi, tingkat pendidikan, minat anak peternak, serta hubungan antara persepsi dan pendidikan dengan minat anak peternak dalam melanjutkan usaha orang tuanya. Metode penelitian dilakukan secara survei dan dilaksanakan pada bulan Februari–Maret 2026 di Kecamatan Kalibagor, Sumbang, dan Kembaran, Kabupaten Banyumas dengan jumlah responden sebanyak 101 anak peternak sapi potong. Data dikumpulkan melalui wawancara berbasis kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi anak peternak tergolong positif, tingkat pendidikan didominasi oleh lulusan SMA/SMK sebesar 53,5%, dan minat anak peternak dalam melanjutkan usaha orang tua tergolong tinggi. Hasil uji korelasi Rank Spearman menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara persepsi dengan minat (r = 0,595 ; p < 0,001), serta hubungan negatif dan signifikan antara pendidikan dengan minat (r = -0,351; p < 0,001). Hal ini menunjukkan bahwa semakin positif persepsi anak terhadap usaha peternakan sapi potong maka semakin tinggi minat untuk melanjutkan usaha, sedangkan semakin tinggi tingkat pendidikan maka minat untuk melanjutkan usaha cenderung menurun. Rekomendasi dari penelitian ini penyuluh perlu meningkatkan edukasi dan pendampingan kepada generasi muda melalui penyuluhan inovatif guna membentuk persepsi positif dan meningkatkan minat melanjutkan usaha peternakan sapi potong.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The phenomenon of farmer aging poses a challenge to the sustainability of livestock farming and the production of animal-based protein, making regeneration essential. This study aims to examine the level of perception, education, and interest of farmers’ children, as well as the relationship between perception and education with their interest in continuing their parents’ beef cattle farming business. The research was conducted using a survey method from February to March 2026 in Kalibagor, Sumbang, and Kembaran Subdistricts, Banyumas Regency, involving 101 respondents. Data were collected through questionnaire-based interviews and analyzed using descriptive analysis and Spearman Rank correlation. The results showed that farmers’ children generally had positive perceptions, with education levels dominated by high school/vocational graduates (53.5%), and a high level of interest in continuing the family business. The correlation test revealed a positive and significant relationship between perception and interest (r = 0.595; p < 0.001), and a negative and significant relationship between education and interest (r = -0.351; p < 0.001), indicating that more positive perceptions increase interest, while higher education tends to decrease it. Therefore, it is recommended that extension workers strengthen innovative educational and mentoring programs to foster positive perceptions and enhance youth interest in continuing beef cattle farming.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save