Home
Login.
Artikelilmiahs
52204
Update
ALMA NURTIARA
NIM
Judul Artikel
Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Nanoemulsi Ekstrak Etanol Biji Ketumbar (Coriandrum Sativum L.) Terinkorporasi Dalam Face Toner
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Paparan radikal bebas dapat menyebabkan permasalahan pada kulit, sehingga memerlukan produk perawatan berupa face toner yang mengandung senyawa antioksidan. Biji ketumbar diketahui mengandung senyawa seperti flavonoid dan fenolik yang memiliki aktivitas antioksidan. Penelitian bertujuan untuk mengisolasi senyawa antioksidan, menentukan variasi pelarut etanol yang memberikan aktivitas antioksidan terbaik dalam ekstrak biji ketumbar menggunakan metode DPPH, menentukan nilai IC50 pada formulasi nanoemulsi ekstrak biji ketumbar dan menentukan face toner dengan karakteristik fisik terbaik. Ekstraksi biji ketumbar dilakukan ekstraksi dengan teknik maserasi menggunakan pelarut etanol, kemudian diformulasikan ke dalam sediaan nanoemulsi dengan variasi massa ekstrak biji ketumbar sebanyak 0,3; 0,5 dan 0,7 gram dan nanoemulsi diinkorporasi ke dalam sediaan face toner dengan variasi volume 6; 12 dan 18 mL serta penambahan niacinamide dengan variasi massa 1; 3 dan 5 gram. Aktivitas antioksidan ekstrak biji ketumbar dengan pelarut etanol 70% (E1) menunjukkan hasil terbaik dengan IC50 sebesar 35,7 µg/mL. Nanoemulsi F3 dengan ekstrak biji ketumbar 0,7 g memiliki kualitas terbaik dengan ukuran partikel 11,38 nm (81,9%) dan nilai IC50 sebesar 434,56 µg/mL. Face toner dengan karakteristik fisik terbaik didapatkan pada F118 dengan nanoemulsi ekstrak biji ketumbar sebanyak 18 mL dan niacinamide sebanyak 1 gram dan nilai IC50 sebesar 202,95 µg/mL.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Exposure to free radicals can cause various skin problems; therefore, skincare products such as face toners containing antioxidant compounds are needed. Coriander seeds (Coriandrum sativum L.) are known to contain flavonoids and phenolic compounds that exhibit antioxidant activity. This study aimed to isolate antioxidant compounds, determine the ethanol solvent variation that provided the best antioxidant activity in coriander seed extract using the DPPH method, determine the IC₅₀ value of the nanoemulsion formulation of coriander seed extract, and identify the face toner formulation with the best physical characteristics. Coriander seeds were extracted by maceration using different concentrations of ethanol as solvents. The extract was then formulated into a nanoemulsion with variations in extract mass of 0.3, 0.5, and 0.7 g. The nanoemulsion was incorporated into a face toner formulation at volumes of 6, 12, and 18 mL, with the addition of niacinamide at masses of 1, 3, and 5 g. Antioxidant activity was evaluated using the DPPH method based on IC₅₀ values. The results showed that the 70% ethanol extract (E1) exhibited the highest antioxidant activity, with an IC₅₀ value of 35.7 µg/mL. The nanoemulsion formulation F3 containing 0.7 g of extract demonstrated the best characteristics, with an average particle size of 11.38 nm (81.9%) and an IC₅₀ value of 434.56 µg/mL. The best face toner formulation was F118, containing 18 mL of nanoemulsion and 1 g of niacinamide, which showed an IC₅₀ value of 202.95 µg/mL.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save