Home
Login.
Artikelilmiahs
52165
Update
RAJWA
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Edukasi dengan Media Leaflet Tentang Penggunaan Obat Tuberkulosis Paru Terhadap Pengetahuan Pasien Rawat Jalan di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tuberkulosis paru adalah penyakit menular yang memerlukan pengobatan jangka panjang dan kepatuhan tinggi. Pengetahuan pasien tentang penggunaan obat antituberkulosis memengaruhi keberhasilan terapi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi media leaflet tentang penggunaan obat tuberkulosis paru terhadap tingkat pengetahuan pasien rawat jalan di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata. Desain penelitian menggunakan quasieksperimental dengan pendekatan pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel berjumlah 61 pasien kasus baru yang dipilih melalui teknik consecutive sampling. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah edukasi leaflet. Hasil menunjukkan, sebelum edukasi mayoritas responden berpengetahuan kurang (57,4%) dan cukup (42,6%). Setelah intervensi, terjadi peningkatan signifikan menjadi kategori baik (91,8%) dan cukup (8,2%). Uji Wilcoxon signed rank test membuktikan adanya perbedaan pengetahuan yang bermakna sebelum dan sesudah edukasi (p<0,001). Selanjutnya, uji MannWhitney menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan tingkat pengetahuan antara pasien fase intensif dan lanjutan (p=0,370). Kesimpulannya, edukasi menggunakan leaflet berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan pasien rawat jalan terkait penggunaan obat tuberkulosis paru.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Pulmonary tuberculosis is an infectious disease requiring long-term treatment and strict compliance. Patient knowledge about antituberculosis drugs highly influences treatment success. This study aimed to determine the effect of leaflet education regarding pulmonary tuberculosis medication on the knowledge level of outpatients at RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata. A quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach was utilized. The sample comprised 61 new patients selected via consecutive sampling. Knowledge was measured using a questionnaire before and after the leaflet intervention. The results showed that prior to education, most respondents had poor (57.4%) and sufficient (42.6%) knowledge. After the intervention, knowledge significantly improved to good (91.8%) and sufficient (8.2%) categories. The Wilcoxon signed-rank test revealed a significant difference in knowledge before and after the education (p<0.001). Furthermore, the Mann-Whitney test indicated no significant difference in knowledge between patients in the intensive and continuation phases (p=0.370). In conclusion, education using leaflets significantly increases the knowledge of pulmonary tuberculosis outpatients regarding their medication.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save