Home
Login.
Artikelilmiahs
52144
Update
VINA MELFIANA
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Leverage dan Profitabilitas terhadap Audit Delay dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Moderasi pada Perusahaan Properti yang Terdaftar di BEI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Leverage dan Profitabilitas terhadap Audit Delay dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Moderasi pada Perusahaan Properti yang Terdaftar di BEI”. Penelitian dilatarbelakangi oleh adanya fenomena keterlambatan penyampaian laporan keuangan oleh emiten di Bursa Efek Indonesia berdasarkan surat pengumuman BEI. Sektor properti menjadi salah satu sektor yang terjadi banyak keterlambatan. Audit delay menjadi isu penting demi menjaga ketepatwaktuan penyampaian laporan keuangan, relevansi informasi, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Masalah penelitian difokuskan pada faktor-faktor penyebab panjang pendeknya audit delay, yaitu leverage dan profitabilitas, serta ukuran perusahaan yang berperan sebagai pemoderasi hubungannya. Penelitian terdahulu menunjukkan ketidakkonsistenan hasil, sehingga penelitian ini dilakukan untuk memberikan bukti empiris terbaru di sektor properti setelah penerapan PSAK 72 di 2020 yang berkaitan erat dengan pendapatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh leverage dan profitabilitas terhadap audit delay, serta menguji apakah ukuran perusahaan mampu memoderasi hubungan tersebut. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis pada literatur akuntansi dan audit. Selain itu, penelitian juga diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi auditor untuk mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi jangka waktu audit, bagi manajemen perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan keterbukaan keuangan, serta bagi regulator dalam mengembangkan regulasi yang lebih komprehensif. Penelitian ini dilandasi dengan 2 teori, yaitu compliance theory yang membahas mengenai kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku dan signaling theory yang menjelaskan bahwa kondisi baik perusahaan mendorong perusahaan untuk segera memberikan sinyal positif ke pasar melalui laporan keuangan tepat waktu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan auditor independen perusahaan properti dan real estat yang terdaftar di BEI. Periode penelitian 3 tahun dari 2022 hingga 2024. Populasi penelitian sebesar 92 perusahaan dengan sampel 77 perusahaan yang ditentukan dengan menggunakan purposive sampling dengan kriteria kelengkapan laporan keuangan selama tiga tahun berturut-turut. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linear berganda dan uji regresi moderasi yang dilakukan menggunakan SPSS 27. Analisis dilengkapi dengan uji asumsi klasik dan juga uji sensitivitas sample splitting berdasarkan ukuran perusahaan. Berdasarkan analisis dan uji yang dilakukan, hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Leverage tidak berpengaruh positif terhadap audit delay, (2) Profitabilitas berpengaruh negatif terhadap audit delay, (3) Ukuran perusahaan mampu memoderasi pengaruh leverage terhadap audit delay, (4) Ukuran perusahaan mampu memoderasi pengaruh profitabilitas terhadap audit delay. Implikasi ini adalah Hasil ini menunjukkan bahwa profitabilitas mampu mempercepat audit delay dan ukuran perusahaan mampu memperkuat hubungan variabel. Implikasi penelitian secara teoritis berkontribusi menambah literatur bidang akuntansi dan audit yang terkait dengan audit delay. Secara praktis, perusahaan besar dengan profitabilitas tinggi dapat memanfaatkan kapasitas organisasinya demi kelancaran proses audit. Mengingat kompleksitas perusahaan besar, efisiensi dalam pelaporan keuangan dapat membantu auditor dalam waktu proses audit. Auditor perlu memberi perhatian lebih pada perusahaan kecil dengan profitabilitas rendah karena dapat meningkatkan risiko audit delay. Perusahaan dengan profitabilitas rendah perlu meningkatkan efisiensi pelaporan supaya tidak menimbulkan perspektif negatif terhadap pasar. Regulator dapat menggunakan temuan dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi perusahaan yang berisiko mengalami audit delay yang panjang, khususnya pada perusahaan dengan karakteristik tertentu, seperti tinggi atau rendahnya aset serta profitabilitas. Kebijakan dan pengawasan dapat diarahkan pada faktor-faktor yang terbukti signifikan. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan menambahkan variabel lain dan menggunakan model yang lebih komprehensif untuk dapat memperluas pemahaman atas audit delay pada sektor properti dan real estat. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi literatur yang menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi audit delay di sektor properti dan real estat. Temuan yang menyatakan bahwa leverage tidak berpengaruh pada audit delay, profitabilitas berpengaruh negatif pada audit delay, dan ukuran perusahaan mampu memoderasi hubungan leverage dan profitabilitas pada audit delay memperkaya literatur bidang akuntansi dan audit, memberikan masukan praktis bagi auditor, manajemen perusahaan, serta regulator dalam meningkatkan ketepatwaktuan penyampaian laporan keuangan yang diaudit. Penelitian ini menambah literatur atas audit delay setelah diterapkannya PSAK 72 di tahun 2020. Kata Kunci: Audit Delay, Leverage, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Sektor Properti
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study, entitled "The Effect of Leverage and Profitability on Audit Delay with Company Size as a Moderating Variable in Property Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange," is motivated by the phenomenon of late submission of financial reports by issuers on the Indonesia Stock Exchange based on the IDX announcement letter. The property sector is one of the sectors experiencing frequent delays. Audit delay is a crucial issue to maintain the timeliness of financial report submission, information relevance, and compliance with applicable regulations. The research problem focuses on the factors causing the length of audit delay, namely leverage and profitability, as well as company size, which plays a moderating role in the relationship. Previous research has shown inconsistencies in results, so this study was conducted to provide the latest empirical evidence in the property sector following the implementation of PSAK 72 in 2020, which is closely related to revenue. The purpose of this study is to examine the effect of leverage and profitability on audit delay, and to examine whether company size can moderate this relationship. This study is expected to provide theoretical contributions to the accounting and auditing literature. Furthermore, the study is also expected to provide practical contributions for auditors in considering factors that influence audit duration, for company management in improving efficiency and financial transparency, and for regulators in developing more comprehensive regulations. This study is based on two theories: compliance theory, which discusses compliance with applicable regulations, and signaling theory, which explains that a company's good condition encourages companies to immediately provide positive signals to the market through timely financial reports. The research method used is a quantitative approach with secondary data in the form of financial reports and independent auditor reports of property and real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The research period is 3 years, from 2022 to 2024. The population of this research is 92 companies, with a sample of 77 companies determined using purposive sampling with the criterion of completeness of financial reports for three consecutive years. Data analysis was performed using multiple linear regression and moderated regression analysis conducted using SPSS 27. The analysis is complemented by classical assumption tests and sample splitting sensitivity tests based on company size. Based on the analysis and tests conducted, the results of the study indicate that: (1) Leverage does not have a positive effect on audit delay, (2) Profitability has a negative effect on audit delay, (3) Company size is able to moderate the effect of leverage on audit delay, (4) Company size is able to moderate the effect of profitability on audit delay. The implication is that these results indicate that profitability is able to accelerate audit delay and company size is able to strengthen the relationship between variables. The theoretical implications of this research contribute to the growing literature in accounting and auditing related to audit delay. Practically, large companies with high profitability can leverage their organizational capacity to facilitate a smooth audit process. Given the complexity of large companies, efficiency in financial reporting can help auditors reduce audit time. Auditors should pay closer attention to small companies with low profitability, as this can increase the risk of audit delay. Companies with low profitability need to improve reporting efficiency to avoid creating a negative perception in the market. Regulators can use the findings of this study to identify companies at risk of experiencing long audit delays, particularly those with certain characteristics, such as high or low assets and profitability. Policy and supervision can be directed at factors that prove significant. Further research can be conducted by adding other variables and using more comprehensive models to broaden the understanding of audit delay in the property and real estate sector. Overall, this study contributes to the literature explaining the factors influencing audit delay in the property and real estate sector. The findings, which indicate that leverage has no effect on audit delay, profitability has a negative effect on audit delay, and company size moderates the relationship between leverage and profitability on audit delay, enrich the accounting and auditing literature and provide practical input for auditors, company management, and regulators in improving the timeliness of audited financial statements. This study adds to the literature on audit delay following the implementation of PSAK 72 in 2020. Keywords: Audit Delay, Leverage, Profitability, Company Size, Property Sector
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save