Home
Login.
Artikelilmiahs
52092
Update
ASIAH MUNAWAROH
NIM
Judul Artikel
Strategi Pengembangan Ekowisata Mangrove Dengan Analisis IFAS dan EFAS di Taman Edukasi Mangrove (TEM), Desa Gedangan Purwodadi, Purworejo
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul Strategi Pengembangan Ekowisata Mangrove dengan Analisis IFAS dan EFAS di Taman Edukasi Mangrove (TEM), Desa Gedangan Purwodadi, Purworejo. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kondisi ekologis hutan mangrove dengan melihat kerapatan mangrove dan kualitas air serta merumuskan strategi pengembangan ekowisata yang tepat melalui pendekatan matriks IFAS (Internal Factor Analysis Summary) dan EFAS (External Factor Analysis Summary). Metode penelitian menggunakan survei lapangan untuk pengambilan data kerapatan vegetasi serta wawancara dan kuesioner untuk analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi ekologis hutan mangrove tergolong dalam kategori sangat baik dengan kerapatan vegetasi berkisar antara 3.466–4.366 ind/ha dan kualitas air yang sesuai dengan baku mutu. Berdasarkan analisis strategis, posisi pengembangan TEM Demang Gedi berada pada Kuadran I (Growth Oriented Strategy). Posisi ini mengindikasikan bahwa kawasan tersebut memiliki kekuatan internal yang kuat untuk memanfaatkan peluang eksternal yang ada. Strategi prioritas yang direkomendasikan adalah strategi progresif, yaitu dengan memaksimalkan potensi alam dan dukungan pemerintah untuk mengembangkan wisata edukasi berbasis konservasi secara berkelanjutan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research is titled Mangrove Ecotourism Development Strategy using IFAS and EFAS Analysis at the Mangrove Education Park (TEM), Gedangan Village, Purwodadi, Purworejo. The objective of this study is to analyze the ecological condition of the mangrove forest by assessing vegetation density and water quality, and to formulate appropriate ecotourism development strategies using the Internal Factor Analysis Summary (IFAS) and External Factor Analysis Summary (EFAS) matrix approaches. The research methodology employed field surveys to collect vegetation density data, alongside interviews and questionnaires for SWOT analysis. The results indicate that the ecological condition of the mangrove forest is classified as very good, with vegetation density ranging from 3.466-4.366 ind/ha, and water quality complying with established quality standards. Based on the strategic analysis, the development position of TEM Demang Gedi falls into Quadrant I (Growth-Oriented Strategy). This position indicates that the area possesses strong internal strengths to capitalize on existing external opportunities. The recommended priority strategy is a progressive strategy, specifically maximizing natural potential and government support to develop sustainable conservation-based educational tourism.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save