Home
Login.
Artikelilmiahs
52087
Update
VIRA AGUSTINA
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Integritas, Kompetensi Aparatur Desa, Sistem Pengendalian Internal, dan Transparansi terhadap Pencegahan Fraud dalam Pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integritas, kompetensi aparatur desa, sistem pengendalian internal, dan transparansi terhadap pencegahan fraud dalam pengelolaan dana desa di Kabupaten Banyumas. Dana desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat desa. Namun, dalam praktiknya, pengelolaan dana desa masih menghadapi risiko fraud seperti penyalahgunaan anggaran, kegiatan fiktif, penggelembungan biaya, dan penyimpangan laporan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya pencegahan fraud yang efektif melalui penguatan faktor-faktor internal dalam pemerintah desa seperti integritas, kompetensi aparatur desa, sistem pengendalian internal, dan transparansi yang diyakini mampu mencegah fraud. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada aparatur desa yang terlibat dalam proses pengelolaan dana desa. Sampel penelitian terdiri dari perwakilan Pelaksana Pengelolaan Keuangan Desa (PPKD) yang meliputi kepala desa, sekretaris desa, kepala urusan dan kepala seksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal dan transparansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan fraud. Artinya, semakin baik sistem pengendalian internal dan semakin tinggi tingkat transparansi, maka upaya pencegahan fraud akan semakin efektif. Sistem pengendalian internal yang berjalan dengan baik mampu mempersempit peluang terjadinya fraud melalui mekanisme pengawasan dan pemisahan tugas yang jelas. Transparansi mendorong keterbukaan informasi sehingga masyarakat dapat ikut mengawasi pengelolaan dana desa. Sementara itu, integritas dan kompetensi aparatur desa tidak berpengaruh terhadap pencegahan fraud. Temuan ini menunjukkan bahwa keberadaan nilai moral dan kemampuan individu belum cukup memberikan dampak nyata terhadap upaya pencegahan fraud apabila tidak didukung oleh mekanisme pengendalian yang kuat dan keterbukaan informasi yang memadai. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pemerintah desa dan pemerintah daerah untuk lebih memprioritaskan penguatan sistem pengendalian internal serta meningkatkan transparansi pengelolaan dana desa melalui penyampaian informasi yang mudah diakses oleh masyarakat. Dengan pengawasan yang sistematis dan keterbukaan informasi yang konsisten, pengelolaan dana desa diharapkan dapat berjalan lebih akuntabel, transparan, dan mampu meminimalkan risiko terjadinya fraud.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to examine the effect of integrity, village officials’ competence, internal control systems, and transparency on fraud prevention in the management of village funds in Banyumas Regency. Village funds, which are sourced from the State Budget, play a significant role in supporting local governance, development, and community empowerment at the village level. However, in practice, the management of village funds remains vulnerable to fraud risks, such as budget misappropriation, fictitious activities, cost inflation, and reporting irregularities. These conditions highlight the importance of implementing effective fraud prevention strategies by strengthening internal factors within village governments, including integrity, competence, internal control systems, and transparency. The research employed a quantitative method using a survey approach. Data were collected through questionnaires distributed to village officials involved in village fund management. The sample consisted of representatives of the Pelaksana Pengelolaan Keuangan Desa (PPKD), including village head, village secretaries, head of affairs, and section heads. The data were analyzed using multiple linear regression to examine the effect of each independent variable on fraud prevention as the dependent variable. The results indicate that internal control systems and transparency have a positive and significant effect on fraud prevention. This finding suggests that stronger internal control systems and higher levels of transparency contribute to more effective fraud prevention. An effective internal control system reduces opportunities for fraud through proper supervision and clear segregation of duties. Transparency enhances information disclosure, enabling the community to participate in monitoring village fund management. In contrast, integrity and the competence of village officials do not have a significant effect on fraud prevention. These findings suggest that moral values and individual capabilities alone are insufficient to significantly influence fraud prevention efforts without the support of strong control mechanisms and adequate transparency. The implications of this study emphasize the need for village and local governments to prioritize strengthening internal control systems and improving transparency in village fund management by ensuring that relevant information is easily accessible to the public. Through systematic oversight and consistent information disclosure, village fund management is expected to become more accountable, transparent, and capable of minimizing the risk of fraud.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save