Home
Login.
Artikelilmiahs
52005
Update
YUMNATIAN ZUHRIYA
NIM
Judul Artikel
Analisis Mitologi Kitsune dalam Anime Demon Slayer Kimetsu no Yaiba Karya Haruo Sotozaki
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Budaya Jepang, seperti kitsune yang dipercaya sebagai roh rubah supranatural, kerap diadaptasi dalam media populer seperti anime. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan representasi kitsune dalam mitologi Jepang serta simbolismenya dalam anime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba karya Haruo Sotozaki, dengan rumusan masalah mengenai bagaimana kitsune direpresentasikan dan simbolisme apa yang terkandung di dalamnya. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan teknik catat terhadap 14 episode musim pertama. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori strukturalisme Claude Lévi-Strauss (oposisi biner dan mytheme) serta teori representasi Stuart Hall, yang turut mencakup unsur gender melalui konsep male gaze dari Laura Mulvey dan konsep kuasa dari Michel Foucault. Hasil analisis menunjukkan bahwa kitsune direpresentasikan melalui karakter Nezuko Kamado (kemampuan berubah bentuk, pelindung/Zenko) dan Muzan Kibutsuji (ilusi, kejahatan/Yako), dengan oposisi biner antara manusia dan iblis. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa anime tersebut memperkaya pemahaman mengenai mitologi Jepang kontemporer melalui representasi visual yang kompleks.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Japanese culture, such as kitsune, believed to be supernatural fox spirits, is often adapted in popular media such as anime. This study aims to explain the representation of kitsune in Japanese mythology and its symbolism in Haruo Sotozaki's anime Demon Slayer: Kimetsu No Yaiba, with the research question of how kitsune is represented and the symbolism contained therein. This qualitative descriptive study uses the the note-taking technique 14 episodes of season 1, with Levi-Strauss's structuralism theory (binary opposition, mytheme) and Stuart Hall's representation, including gender elements (Laura Mulvey's male gaze) and Foucault's power. The analysis results show that kitsune are depicted through Nezuko (shapeshifting, protector/Zenko) and Muzan Kibutsuji (illusion, evil/Yako), with a binary opposition between humans and demons. The conclusion states that this anime enriches the understanding of contemporary Japanese mythology through complex visual representations.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save