Home
Login.
Artikelilmiahs
51936
Update
ANGGITA PUTRI HAPSARI
NIM
Judul Artikel
KONSEP IKIGAI TOKOH KIYO PADA DRAMA THE MAKANAI: COOKING FOR THE MAIKO HOUSE
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep ikigai dalam penentuan karier dan pencapaian kondisi flourishing pada tokoh Kiyo dalam drama The Makanai: Cooking for the Maiko House. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi adegan dan studi pustaka terkait teori Ikigai Ken Mogi serta teori flourishing PERMA Martin Seligman. Analisis difokuskan pada penerapan lima pilar Ikigai yaitu Chiisaku Hajimeru Koto, Jibun Kara no Kaihō, Chōwa to Jizoku Kanōsei, Chiisa na Yorokobi, dan Ima Koko ni Iru Koto serta keterkaitannya dengan pemilihan karier dan kondisi Flourishing tokoh Kiyo.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pilar-pilar Ikigai membantu Kiyo mengenali minat dan potensinya sehingga menemukan karier yang selaras sebagai makanai-san. Keselarasan antara Ikigai dan karier yang dijalaninya berkontribusi terhadap tercapainya kondisi Flourishing, tercermin dari keterlibatan mendalam (engagement), makna dan pencapaian (meaning dan accomplishment), hubungan sosial yang harmonis (relationships), serta pengalaman emosi positif (positive emotion). Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa melalui penerapan Ikigai, tokoh Kiyo mampu menemukan karier yang selaras dengan dirinya sekaligus mencapai kondisi Flourishing
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to analyze the application of the concept of ikigai in career determination and the achievement of a flourishing condition in the character Kiyo in the drama The Makanai: Cooking for the Maiko House. The research employs a descriptive qualitative approach, with data collection techniques consisting of scene documentation and a literature review related to Ken Mogi’s Ikigai theory and Martin Seligman’s PERMA theory of flourishing. The analysis focuses on the implementation of the five pillars of Ikigai—Chiisaku Hajimeru Koto, Jibun Kara no Kaihō, Chōwa to Jizoku Kanōsei, Chiisa na Yorokobi, and Ima Koko ni Iru Koto—and their relationship to career choice and Kiyo’s flourishing condition. The findings indicate that the application of the Ikigai pillars enables Kiyo to recognize her interests and potential, leading her to discover a career aligned with herself as a makanai-san. The alignment between Ikigai and her chosen career contributes to the attainment of a flourishing condition, reflected in deep engagement, meaning and accomplishment, harmonious social relationships, and the experience of positive emotions. Therefore, this study concludes that through the application of Ikigai, Kiyo is able to find a career aligned with her authentic self while simultaneously achieving a flourishing condition.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save