Home
Login.
Artikelilmiahs
51749
Update
FAHIRA FEBI SETYASTUTI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH KETIMPANGAN GENDER, TPAK, TPT, KEMISKINAN, DAN ANGKA PARTISIPASI SEKOLAH TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2020-2024
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih menghadapi tantangan serius dalam pembangunan manusia yang tercermin dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang relatif rendah dibandingkan rata-rata nasional serta adanya ketimpangan antar kabupaten/kota. IPM sebagai indikator komposit yang mencerminkan dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak menjadi tolok ukur utama dalam menilai keberhasilan pembangunan daerah. Berbagai faktor struktural seperti kemiskinan, pengangguran, ketimpangan gender, dan rendahnya partisipasi pendidikan diduga menjadi determinan utama yang memengaruhi capaian IPM di wilayah ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketimpangan gender, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), kemiskinan, dan Angka Partisipasi Sekolah (APS) terhadap IPM kabupaten/kota di Provinsi NTT periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel serta model estimasi Fixed Effect Model (FEM) yang dipilih melalui serangkaian uji spesifikasi model. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap IPM. Secara parsial, kemiskinan dan TPT berpengaruh negatif signifikan terhadap IPM, APS berpengaruh positif signifikan, sedangkan ketimpangan gender dan TPAK tidak berpengaruh signifikan dalam periode penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor ekonomi struktural dan akses pendidikan memiliki peran dominan dalam menentukan kualitas pembangunan manusia di NTT. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan perlu difokuskan pada pengurangan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja produktif, dan peningkatan akses pendidikan guna mendorong peningkatan IPM secara berkelanjutan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The Province of East Nusa Tenggara (NTT) continues to face significant challenges in human development, as reflected in its relatively low Human Development Index (HDI) compared to the national average and persistent disparities among districts/municipalities. The HDI, as a composite indicator measuring health, education, and living standards, serves as a fundamental benchmark for evaluating regional development performance. Structural issues such as poverty, unemployment, gender inequality, and low educational participation are presumed to be key determinants influencing HDI achievement in the region. This study aims to examine the effects of gender inequality, Labor Force Participation Rate (LFPR), Open Unemployment Rate (OUR), poverty, and School Participation Rate (SPR) on the HDI of districts/municipalities in East Nusa Tenggara Province during the 2020–2024 period. This research employs a quantitative approach using panel data regression analysis with the Fixed Effect Model (FEM), selected through a series of model specification tests. The data used are secondary data obtained from Statistics Indonesia (BPS). The results indicate that all independent variables simultaneously have a significant effect on HDI. Partially, poverty and the open unemployment rate have a significant negative effect on HDI, while the school participation rate has a significant positive effect. Meanwhile, gender inequality and labor force participation rate are not statistically significant during the study period. These findings suggest that structural economic factors and access to education play a dominant role in determining human development performance in NTT. Therefore, policy efforts should prioritize poverty alleviation, the creation of productive employment opportunities, and the expansion of equitable access to education to sustainably improve human development outcomes.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save