Home
Login.
Artikelilmiahs
51695
Update
DANDI SETIO WIBOWO
NIM
Judul Artikel
Bakteri Penghasil Lactate Dehydrogenase yang Diisolasi dari Usus Udang sebagai Probiotik Potensial: Studi In Silico
Abstrak (Bhs. Indonesia)
L-lactate dehydrogenase (LLD) merupakan enzim penting dalam metabolisme asam laktat yang berperan dalam viabilitas dan aktivitas bakteri asam laktat (BAL). Penelitian ini bertujuan menganalisis spesies bakteri indigenous dari usus udang yang membawa gen LLD serta merekonstruksi hubungan filogenetik protein LLD mereka sebagai dasar pemilihan kandidat probiotik potensial. Analisis dilakukan secara in silico dengan mengumpulkan sekuens protein LLD dari 25 spesies bakteri hasil tinjauan literatur, di mana 15 di antaranya berhasil diperoleh dari basis data NCBI. Penyelarasan sekuens dilakukan menggunakan algoritma ClustalW pada MEGA X, dan pohon filogenetik dibangun dengan metode Maximum Likelihood serta 1000 replikasi bootstrap. Hasil menunjukkan pengelompokan bakteri berdasarkan kesamaan sekuens LLD, dengan BAL seperti Lactiplantibacillus plantarum dan Pediococcus pentosaceus membentuk kluster berdekatan, sementara genus Bacillus dan kerabatnya membentuk kluster terpisah. Analisis ini menegaskan bahwa LLD dapat digunakan sebagai marker molekuler untuk membedakan kelompok fungsional bakteri dan mengidentifikasi kandidat probiotik indigenous yang adaptif terhadap lingkungan usus udang. Temuan ini memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan probiotik berkelanjutan dalam sistem budidaya akuakultur.
Abtrak (Bhs. Inggris)
L-lactate dehydrogenase (LLD) is a key enzyme in lactic acid metabolism, essential for the viability and metabolic activity of lactic acid bacteria (LAB). This study aimed to analyze indigenous bacterial species from shrimp intestines carrying the LLD gene and to reconstruct the phylogenetic relationships of their LLD proteins as a molecular basis for probiotic candidate selection. An in silico approach was applied by retrieving LLD protein sequences from 25 bacterial species identified through literature review, of which 15 sequences were successfully obtained from the NCBI database. Multiple sequence alignment was performed using the ClustalW algorithm in MEGA X, and phylogenetic trees were reconstructed with the Maximum Likelihood method supported by 1000 bootstrap replications. The results revealed distinct clustering patterns: LAB species such as Lactiplantibacillus plantarum and Pediococcus pentosaceus grouped closely together, while members of the genus Bacillus and related taxa formed separate clusters. This analysis confirmed that LLD serves as a reliable molecular marker to differentiate functional bacterial groups and to identify indigenous LAB strains with strong probiotic potential. The findings provide a scientific foundation for the targeted development of sustainable probiotics tailored to shrimp aquaculture systems.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save