Home
Login.
Artikelilmiahs
51668
Update
MUHAMMAD CESAR RIO
NIM
Judul Artikel
ANALISIS PRODUKTIVITAS DAN KONTRIBUSI TENAGA KERJA WANITA PADA USAHA TERNAK SAPI POTONG PO KEBUMEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Usaha ternak sapi potong Peranakan Ongole (PO) di Kabupaten Kebumen banyak melibatkan tenaga kerja wanita dalam kegiatan pemeliharaan ternak, namun produktivitas dan kontribusinya belum banyak dianalisis secara kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat produktivitas dan kontribusi tenaga kerja wanita serta menganalisis pengaruh jumlah ternak, umur, tingkat pendidikan, dan pengalaman beternak terhadap produktivitas dan kontribusi tenaga kerja wanita. Penelitian dilakukan dengan metode survei pada 96 peternak wanita di enam kecamatan dengan populasi sapi PO tertinggi di Kabupaten Kebumen. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas tenaga kerja wanita berada pada kategori rendah sebesar 88,54% dengan rata-rata Rp 5.863,00/JKSP ± Rp 4.060,00/JKSP. Kontribusi tenaga kerja wanita juga berkategori rendah sebesar 87,50% dengan rata-rata 33,98% ± 6,96%. Persamaan regresi produktivitas tenaga kerja wanita adalah Y₁ = −1584,828 + 1248,451X₁ − 30,597X₂ − 57,253X₃ + 280,840X₄ dengan nilai R² sebesar 71,9%. Jumlah ternak dan pengalaman beternak berpengaruh sangat nyata terhadap produktivitas, sedangkan umur dan tingkat pendidikan tidak berpengaruh nyata. Persamaan regresi kontribusi tenaga kerja wanita adalah Y₂ = 10,803 + 0,168X₁ + 0,520X₂ + 0,734X₃ − 0,195X₄ dengan nilai R² sebesar 61,4%. Umur, tingkat pendidikan, dan pengalaman beternak berpengaruh nyata terhadap kontribusi tenaga kerja wanita, sedangkan jumlah ternak tidak berpengaruh nyata. Kata Kunci: produktivitas, kontribusi, tenaga kerja wanita, regresi linier berganda, sapi po, kebumen
Abtrak (Bhs. Inggris)
Peranakan Ongole (PO) beef cattle farming in Kebumen Regency involves a substantial contribution of women workers in daily livestock management activities; however, their productivity and contribution have not been widely analyzed quantitatively. This study aimed to determine the level of productivity and contribution of women workers and to analyze the effects of herd size, age, education level, and farming experience on their productivity and contribution. The study was conducted using a survey method involving 96 women farmers in six sub-districts with the highest PO cattle population in Kebumen Regency. Data were analyzed using descriptive statistics and multiple linear regression analysis. The results showed that the productivity of women workers was classified as low of 88,54% , with an average of IDR 5,863.00/JKSP ± IDR 4,060.00/JKSP. The contribution of women workers was also by the low category, accounting for 87,50%, with an average contribution of 33.98% ± 6.96%. The regression equation for women workers’ productivity was Y₁ = −1584.828 + 1248.451X₁ − 30.597X₂ − 57.253X₃ + 280.840X₄, with anR² value of 71.9%. Herd size and farming experience had a highly significant effect on productivity, while age and education level had no significant effect. The regression equation for women workers’ contribution was Y₂ = 10.803 + 0.168X₁ + 0.520X₂ + 0.734X₃ − 0.195X₄, with an R² value of 61.4%. Age, education level, and farming experience significantly affected women workers’ contribution, whereas herd size had no significant effect. Keywords: productivity, contribution, women workers, multiple linear regression, po beef cattle, kebumen
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save