Home
Login.
Artikelilmiahs
51633
Update
YUDHA PRAWIRA KUSUMA
NIM
Judul Artikel
PENGARUH SUBSEKTOR PERIKANAN TERHADAP PDRB DI INDONESIA 2021-2023
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Sektor perikanan memiliki peran penting dalam perekonomian daerah di Indonesia, khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir dan pasca pandemi Covid-19. Namun, peningkatan aktivitas dan kapasitas fisik sektor perikanan tidak selalu sejalan dengan peningkatan nilai tambah ekonomi daerah. Oleh Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh volume produksi perikanan, nilai ekspor perikanan, jumlah kapal perikanan, investasi sektor perikanan, APBD sektor perikanan, dan angka konsumsi ikan terhadap PDRB sektor perikanan di Indonesia pada 2021-2023. Penelitian ini menggunakan data panel dari 34 provinsi di Indonesia dengan periode pengamatan tahun 2021-2023, sehingga diperoleh 102 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa APBD sektor perikanan dan angka konsumsi ikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB sektor perikanan. Sementara itu, volume produksi perikanan, nilai ekspor perikanan, jumlah kapal perikanan, dan investasi sektor perikanan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa selama pemulihan pasca pandemi Covid-19, pertumbuhan PDRB sektor perikanan lebih ditentukan oleh belanja pemerintah daerah dan permintaan domestik dibandingkan oleh penginkatan kapasitas produksi, ekspor, maupun investasi. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan pembangunan sektor perikanan perlu diarahkan pada penguatan APBD sektor perikanan yang bersifat produktif serta peningkatan konsumsi ikan masyarakat. Pemerintah perlu memfokuskan belanja public pada peningkatan kualitas infrastruktur, efisiensi usaha, dan pengembangan sumber daya manusia, serta memperkuat strategi berbasis pasar domestik guna mendorong pertumbuhan PDRB sektor perikanan yang berkelanjutan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The fisheries sector plays an important role in regional economic development in Indonesia, particularly in supporting coastal economies during the post-covid-19 recovery period. However, increases in physical capacity and sectoral activity do not always translate into higher regional value added. Therefore, this study aims to analyze the effects of fisheries production volume, fisheries export value, number of fishing vessels, fisheries sector investment, regional government expenditure on fisheries, and fish consumption per capita on the fisheries sector's Gross Domestic Product (GRDP) in Indonesia during 2021-2023. This study employs panel data from 34 provinces in Indonesia covering the period from 2021 to 2023, resulting in a total of 102 observations The results indicate that regional government expenditure on the fisheries sector and fish consumption per capita have a positive and significant effect on the fisheries sector GRDP. In contrast, fisheries production volume, export value, number of fishing vessels, and fisheries sector investment do not show a significant impact. These findings suggest that during the post-pandemic recovery period, the growth of the fisheries sector in Indonesia was driven more by public spending and domestic demand than by exports, production capacity, or investment. The implications of this study emphasize strengthening productive public expenditure in the fisheries sector and increasing domestic fish consumption. Policy efforts should focus on improving infrastructure quality, enhancing efficiency and human resource development, and reinforcing domestic market-oriented strategies to support sustainable growth of the fisheries sector GRDP.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save