Home
Login.
Artikelilmiahs
5155
Update
YOGA SWASTIKA
NIM
Judul Artikel
POTRET KEBERADAAN PEDAGANG KULINER DI AREA PARKIR TAMAN MAKAM PAHLAWAN KELURAHAN TANJUNG, KECAMATAN PURWOKERTO SELATAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pedagang kuliner di area parkir Taman Makam Pahlawan Tanjung adalah pedagang kuliner yang berjualan di area parkir Taman Makam Pahlawan Kelurahan Tanjung, Kecamatan Purwokerrto Selatan dan hanya berjualan pada hari Minggu saja. Melihat semakin besarnya kebutuhan konsumsi masyarakat perkotaan memunculkan usaha berlomba untuk membuat suatu usaha kuliner demi meraih keuntungan dan kesejahteraan hidup. Potret pedagang kuliner di area parkir Taman Makam Pahlawan Tanjung merupakan sekian banyak pelaku usaha kuliner yang ada di Kota Purwokerto sehingga dibutuhkan strategi agar tetap eksis ditengah maraknya bisnis kuliner yang ada di Kota Purwokerto. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potret keberadaan pedagang kuliner di area parkir Taman Makam Pahlawan, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Purwokerto Selatan serta untuk mengetahui strategi eksistensi pedagang kuliner di area parkir Taman Makam Pahlawan Tanjung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, sedangkan teknik pengambilan informan menggunakan teknik purposive sampling. Sumber data dalam penelitian ini terdapat dua sumber yaitu data primer dan data sekunder. Data primer yaitu data yang diperoleh melalui hasil wawancara, dan observasi. Data sekunder yaitu data yang diperoleh dari literatur-literatur yang berkaitan dengan penelitian ini. Untuk teknik validitas data peneliti menggunakan cara triangulasi sumber, sedangkan untuk kajian analisis data menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa potret keberadaan pedagang kuliner di area parkir Taman Makam Pahlawan (TMP) Tanjung dilatarbelakangi oleh perintah Kepala Desa Tanjung untuk tetap meneruskan usaha kuliner makanan tradisional hasil dari lomba grebeg panganan tradisional yang diadakan oleh Kecamatan Purwokerto Selatan. Pedagang kuliner yang ada di area parkir TMP sebagian besar adalah kumpulan ibu-ibu PKK. Ada 15-16 pedagang yang berjualan setiap Minggu pagi. Eksistensi keberadaan pedagang kuliner TMP dari tahun 2010 hingga saat ini tentunya memiliki strategi agar dapat bertahan ditengah maraknya bisnis kuliner lainnya. Bentuk strategi eksistensi para pedagang kuliner TMP bermacam-macam antara lain, menjaga kepercayaan pelanggan, mengikuti perkembangan pasar, menjaga mutu yang baik, menjaga kebersihan lokasi berjualan, serta menjaga silahturahmi dan kekeluargaan. Implikasi yang diambil penulis yaitu perlu adanya peningkatan kualitas penataan tempat yang lebih tertata rapi lagi agar lebih menarik konsumen baru dan lebih mengenalkan tentang keberadaan pedagang kuliner di area parkir TMP. Kekompakan terus dijaga agar rasa kekeluargaan dan silahturahmi antar pedagang tetap terjaga dan langgeng. Pemerintah dan pihak-pihak terkait dapat mengambil contoh dari kecamatan Purwokerto Selatan yang mampu mengoptimalkan kumpulan ibu-ibu PKK menjadi lebih bermanfaat dengan berwirausaha mandiri.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Culinary merchants in the parking area is the Taman Makam Pahlawan (TMP) culinary vendors who sell at the parking area of TMP, South Purwokerto District and only sell on Sundays only. Seeing the growing consumption needs of the urban community effort led to a race to make a culinary business for profit and welfare. Portrait of culinary merchants in the parking area of TMP is the many culinary businesses in the city of Purwokerto that required strategy that still exist amid rampant culinary business in the city of Purwokerto. This study aims to determine the existence of traders culinary portrait at the TMP parking area, Tanjung, South Purwokerto district as well as to determine the existence of the strategy of a culinary merchants in the parking area of TMP. The method used is descriptive qualitative method, while the informant sampling technique using purposive sampling technique. Sources of data in this study that there are two sources of primary data and secondary data. Primary data is data obtained through interviews, and observation. Secondary data is data obtained from the literature related to this study. For the validity of the techniques researchers use the triangulation of data sources, while for the study of data analysis using interactive analysis. The results showed that the presence of traders culinary portrait in the parking area of the Taman Makam Pahlawan (TMP) Tanjung is motivated by the Tanjung village chief orders to proceed with the business of traditional culinary food comestible grebeg panganan tradisional held by the Southern District of Purwokerto. Culinary merchants in the parking area is a collection of mostly TMP PKK. There are 15-16 vendors selling every Sunday morning. The existence of adsorbed TMP culinary traders from 2010 to the present course has a strategy in order to survive amid rampant other culinary business. Forms traders culinary existence strategy TMP assortment among others, maintain customer trust, follow market developments, maintaining a good quality, maintaining the cleanliness of selling, and maintaining friendship and kinship. Implications are drawn writer is a need to increase the quality of structuring a more organized again to make it more attractive to new customers and introduce more of culinary merchants in the presence of TMP parking area. Compactness maintained that sense of family and friendship among traders stay awake and lasting. Government and relevant parties can take an example from South Purwokerto district that is able to optimize the collection of PKK becomes more useful with independent entrepreneurship.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save