Home
Login.
Artikelilmiahs
51547
Update
HANAFI PUTRI RAHAYU
NIM
Judul Artikel
Analisis Determinan Fraudulent Financial Reporting Menggunakan Pendekatan Fraud Hexagon (Studi Empiris pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2022-2024)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022-2024. Penelkitian ini berjudul “Analisis Determinan Fraudulent Financial Reporting Menggunakan Pendekatan Fraud Hexagon”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh elemen Fraud Hexagon terhadap kecurangan laporan keuangan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 141 perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan analisis regresi linear berganda pada aplikasi IBM SPSS 27, menunjukkan bahwa: (1) Financial Stability berpengaruh positif terhadap fraudulent financial reporting (2) Ineffective monitoring tidak berpengaruh terhadap fraudulent financial reporting (3) auditor change berpengaruh positif terhadap fraudulent financial reporting (4) director change tidak berpengaruh terhadap fraudulent financial reporting (5) CEO photos tidak berpengaruh terhadap fraudulent financial reporting, (6) kerja sama proyek pemerintah tidak berpengaruh terhadap fraudulent financial reporting. Penelitian ini memberikan implikasi teoritis berupa penguatan dan klarifikasi terhadap penggunaan komponen Fraud Hexagon dalam menjelaskan fenomena fraudulent financial reporting pada sektor perbankan. Hasil dari studi ini memberikan implikasi praktis bagi pengelolaan perbankan dalam merancang dan mengevaluasi sistem pengendalian internal serta kebijakan pencegahan kecurangan. Bagi auditor diharapkan tidak hanya berfokus pada prosedur audit yang bersifat kepatuhan, tetapi juga meningkatkan skeptisisme dalam mengevaluasi kebijakan akuntansi, estimasi manajemen, serta narasi penjelasan dalam laporan keuangan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research is a quantitative study on banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2022-2024. The study is entitled “Analysis of Determinants of Fraudulent Financial Reporting Using the Fraud Hexagon Approach.” The purpose of this research is to determine the influence of the Fraud Hexagon elements on financial reporting fraud. The population in this study consists of banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange, and the sample used in this study consisted of 141 companies. Based on the research results and data analysis using multiple linear regression analysis in IBM SPSS 27, it shows that: (1) Financial Stability has a positive effect on fraudulent financial reporting, (2) Ineffective monitoring has no effect on fraudulent financial reporting, (3) Auditor change has a positive effect on fraudulent financial reporting, (4) Director change has no effect on fraudulent financial reporting. (5) CEO photos have no effect on fraudulent financial reporting, (6) collaboration on government projects has no effect on fraudulent financial reporting. This study provides theoretical implications in the form of reinforcement and clarification regarding the use of the Fraud Hexagon components in explaining the phenomenon of fraudulent financial reporting in the banking sector. The results of this study provide practical implications for bank management in designing and evaluating internal control systems as well as fraud prevention policies. For auditors, it is expected that they not only focus on compliance-based audit procedures but also enhance their skepticism in evaluating accounting policies, management estimates, and explanatory narratives in financial statements.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save