Home
Login.
Artikelilmiahs
51463
Update
ANGGATTA KHOLILAH HANDANI
NIM
Judul Artikel
POTENSI EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) SEBAGAI MOLUSKISIDA NABATI UNTUK MENGENDALIKAN HAMA KEONG MAS (Pomacea canaliculata L.) PADA TANAMAN PADI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Keong mas (Pomacea canaliculata L.) adalah salah satu hama utama tanaman padi yang pengendaliannya masih bergantung pada pestisida kimia. Salah satu alternatif pengendalian yang ramah lingkungan adalah penggunaan pestisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak daun pepaya dapat menimbulkan mortalitas pada keong mas, memperoleh konsentrasi efektif ekstrak daun pepaya, mengetahui kemampuan ekstrak daun pepaya dalam menekan intensitas serangan hama keong mas dan mengetahui apakah ekstrak daun pepaya menyebabkan fitotoksisitas pada tanaman padi. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman pada bulan September hingga November 2025. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari empat tahap pengujian yaitu uji pendahuluan, uji efektivitas, uji intensitas serangan dan uji fitotoksisitas. Penentuan Lethal Concentration (LC) dilakukan menggunakan analisis probit, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji ANOVA dan DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun pepaya berpotensi dalam mengendalikan hama keong mas. Ekstrak daun pepaya pada konsentrasi 10% dapat menimbulkan mortalitas keong mas sebesar 90% pada 36 jam setelah aplikasi (JSA), sedangkan LC35 (4,365%) efektif menekan intensitas serangan hingga 97,5%. Selain itu, ekstrak daun pepaya tidak menimbulkan fitotoksisitas pada tanaman padi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Golden apple snail (Pomacea canaliculata L.) is one of the main pests of rice, which is still largely controlled using chemical pesticides. An environmentally friendly alternative is the use of botanical pesticides. This study aims to examine the effect of papaya leaf extract on golden apple snail mortality, to determine the effective concentration, to assess its ability to suppress damage intensity of golden apple snails, and to observe potential phytotoxic effects on rice plants. The study was conducted at the Greenhouse of the Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University from September to November 2025. The study used a Randomized Block Design (RBD) consisting of four stages of testing, namely preliminary testing, effectiveness testing, damage intensity testing, and phytotoxicity testing. The Lethal Concentration (LC) was determined using probit analysis, while data analysis was performed using ANOVA and DMRT. The results showed that papaya leaf extract has the potential to control golden apple snails. Papaya leaf extract at a concentration of 10% caused 90% mortality of golden apple snails 36 hours after application (HAA), while the LC35 (4.365%) is effective in reducing damage intensity by up to 97.5%. Furthermore, papaya leaf extract did not cause phytotoxicity in rice plants.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save