Home
Login.
Artikelilmiahs
51461
Update
BUNAYYA YUSSRI RIZQULLAH
NIM
Judul Artikel
Formulating Supplier Relationship Management (SRM) in the Free Nutritious Meal Program of Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banyumas memerlukan sistem manajemen rantai pasok yang efektif untuk menjamin ketersediaan dan kualitas bahan baku sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi Supplier Relationship Management (SRM) dengan mengintegrasikan evaluasi bahan baku dan penilaian kinerja pemasok pada Yayasan Bentang Banyumas Sejahtera (YBBS). Evaluasi bahan baku dilakukan menggunakan metode Fuzzy-MADM dan Multi Dimensional Scaling (MDS) untuk menentukan kategori hubungan setiap kelompok sayuran berdasarkan klasifikasi bahan baku dan daya tarik hubungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sayuran kacang dan sayuran kecambah termasuk dalam kategori hubungan transaksional, sayuran buah dan sayuran umbi termasuk dalam kategori hubungan strategis, sedangkan sayuran bunga dan sayuran daun termasuk dalam kategori hubungan kolaboratif. Kinerja pemasok dievaluasi menggunakan metode Entropy untuk menentukan bobot setiap kriteria dan metode COPRAS untuk memperoleh nilai kinerja akhir. Hasil evaluasi mengklasifikasikan pemasok ke dalam tiga kategori, yaitu pemasok unggul (RE dan EK), pemasok baik (IV, NU, MU), dan pemasok buruk (PU, KU, UN). Integrasi kedua hasil evaluasi tersebut digunakan untuk merumuskan strategi SRM melalui model Supplier Relationship Assessment, yang menghasilkan empat kelompok strategi, yaitu prime group, collaboration group, maintenance group, dan improvement group. Setiap kelompok diberikan rekomendasi strategi yang spesifik, mulai dari penguatan kemitraan jangka panjang dan penciptaan nilai kolaboratif hingga pengembangan inovasi serta pemantauan intensif bagi pemasok dengan kinerja rendah.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The Free Nutritious Meal Program (MBG) in Banyumas requires an effective supply chain management system to ensure the availability and quality of vegetable raw materials. This study aims to formulate Supplier Relationship Management (SRM) strategies by integrating raw material evaluation and supplier performance assessment within Yayasan Bentang Banyumas Sejahtera (YBBS). Raw material evaluation was conducted using the Fuzzy-MADM and Multi Dimensional Scaling (MDS) methods to determine the relationship category of each vegetable group based on material classification and relationship attractiveness. The results indicate that bean vegetables and sprout vegetables fall into the transactional relationship category, fruit vegetables and root vegetables fall into the strategic relationship category, while flower vegetables and leafy vegetables fall into the collaborative relationship category. Supplier performance was evaluated using the Entropy method to determine the weight of each criterion and the COPRAS method to obtain the final performance score. The results classify suppliers into three categories: excellent suppliers (RE and EK), good suppliers (IV, NU, MU), and bad suppliers (PU, KU, UN). The integration of both evaluation results was used to formulate SRM strategies through the Supplier Relationship Assessment model, which produces four strategy groups: prime group, collaboration group, maintenance group, and improvement group. Each group is provided with specific strategic recommendations, ranging from strengthening long-term partnerships and collaborative value creation to innovation development and intensive monitoring for low-performing suppliers.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save