Home
Login.
Artikelilmiahs
51460
Update
ANNISA DZAKIYYATU ZAHRA
NIM
Judul Artikel
Karakterisasi Jenis Kelamin Dan Tingkat Kematangan Gonad Ikan Rejung (Sillago aeolus Jordan & Evermann, 1902)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Ikan Rejung (Sillago aeolus Jordan & Evermann, 1902) merupakan salah satu ikan yang didaratkan di TPI Pemalang. Ikan Rejung dimanfaatkan sebagai ikan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat, dikhawatirkan aktivitas penangkapan ikan Rejung semakin intensif. Hal ini menyebabkan adanya tekanan eksploitasi yang berpotensi mengancam kelestarian populasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa morfologi, meristik, dan truss morphometrics yang dapat menjadi pembeda ikan Rejung jantan dan betina serta mengetahui Tingkat Kematangan Gonad ikan Rejung yang didaratkan di TPI Pemalang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive random sampling. Sampel ikan Rejung diperoleh dari TPI Pemalang sebanyak 45 ekor. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi performa morfologi, karakter truss morphometrics, dan karakter meristik. Parameter yang diukur yaitu rasio antara jarak truss morphometrics dengan panjang standar. Performa morfologi yang diamati mencakup bentuk tubuh, bentuk dan posisi mulut, bentuk sirip caudal, tipe sisik, serta tipe gigi. Karakter meristik yang diamati terdiri atas jumlah jari-jari keras dan jari jari lemah pada sirip dorsal, anal, dan pectoral, jumlah sisik di atas dan di bawah garis rusuk, dan jumlah tapis insang, Karakter truss morphometrics yang diukur mencakup jarak antar titik truss sebanyak 14 titik yang telah ditentukan. Data performa morfologi, karakter meristik dan Tingkat Kematangan Gonad dianalisis secara deskriptif, sedangkan data truss morphometrics dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan program SPSS versi 16.0. Berdasarkan penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa performa morfologi dan meristik tidak dapat digunakan sebagai pembeda antara ikan Rejung jantan dan betina. Truss morphometrics dapat digunakan sebagai pembeda antara ikan Rejung jantan dan betina, yaitu ikan Rejung jantan memiliki bentuk tubuh yang lebih ramping dibandingkan dengan ikan Rejung betina. Tingkat Kematangan Gonad ikan Rejung jantan yang didaratkan di TPI Pemalang berada pada TKG I sedangkan betina berada pada TKG I–IV.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Rejung fish (Sillago aeolus Jordan & Evermann, 1902) is one of the fish landed at the Pemalang Fish Landing Site. Rejung fish is widely consumed by the community, and there are concerns that Rejung fishing activities are becoming increasingly intensive. This has led to exploitation pressures that potentially threaten the sustainability of the population. This study aims to determine the morphological, meristic, and truss morphometric performance that can distinguish male and female Rejung fish and to determine the gonadal maturity level of Rejung fish landed at the Pemalang Fish Landing Site. The method used in this study was a survey method. Sampling was carried out using purposive random sampling. A total of 45 Rejung fish samples were obtained from the Pemalang Fish Landing Site. The variables observed in this study included morphological performance, truss morphometric characteristics, and meristic characteristics. The parameters measured were the ratio between the truss morphometrics distance and the standard length. The morphological performance observed included body shape, mouth shape and position, caudal fin shape, scale type, and tooth type. The meristic characteristics observed consisted of the number of hard and soft rays in the dorsal, anal, and pectoral fins, the number of scales above and below the lateral line, and the number of gill rakers. The truss morphometric characteristics measured included the distance between 14 predetermined truss points. Morphological performance data, meristic characteristics, and gonadal maturity levels were analyzed descriptively, while truss morphometric data were analyzed using the Chi-Square test with SPSS version 16.0. Based on this study, it can be concluded that morphological and meristic performance cannot be used to distinguish between male and female Rejung fish. Truss morphometrics can be used to distinguish between male and female Rejung fish, namely that male Rejung fish have a slimmer body shape than female Rejung fish. The Gonadal Maturity Level of male Rejung fish landed at the Pemalang Fish Landing Place was at TKG I, while females were at TKG I–IV.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save