Home
Login.
Artikelilmiahs
51430
Update
NADIA ANGGRAENI PUTRI SUHARYADI
NIM
Judul Artikel
Gambaran Mekanisme Koping pada Mahasiswa Program Studi Keperawatan Universitas Jenderal Soedirman
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Mahasiswa keperawatan berada pada fase dewasa awal yang dihadapkan pada berbagai tuntutan akademik, sosial, dan praktik klinik yang berpotensi menimbulkan stres. Kondisi tersebut menuntut mahasiswa memiliki mekanisme koping yang tepat agar mampu beradaptasi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan mekanisme koping yang digunakan oleh mahasiswa Program Studi Keperawatan Universitas Jenderal Soedirman. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel Penelitian terdiri dari 635 mahasiswa keperawatan angkatan 2022-2025 yang dipilih menggunakan total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner mekanisme koping modifikasi dari Brief COPE Inventory (BCI) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase, sedangkan data usia disajikan dalam bentuk median, minimum, dan maksimum. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa keperawatan menggunakan mekanisme koping adaptif dan maladaptif dengan variasi frekuensi pada setiap item pernyataan. Mekanisme koping adaptif cenderung lebih sering digunakan, dengan pendekatan spiritual sebagai bentuk koping adaptif yang dominan. Sementara itu, mekanisme koping maladaptif yang masih ditemukan antara lain perubahan pola makan, perasaan tidak berdaya, serta konsumsi kafein. Kesimpulan: Mahasiswa keperawatan lebih dominan menggunakan mekanisme koping adaptif, meskipun mekanisme koping maladaptif masih ditemukan. Penguatan mekanisme koping adaptif diperlukan untuk mendukung kesehatan mental dan keberhasilan akademik mahasiswa.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Nursing students are in early adulthood and face various academic, social, and clinical practice demands that have the potential to cause stress. These conditions require students to have appropriate coping mechanism in order to adapt optimally. This study aims to decribe the coping mechanism used by students in the Nursing Study Program at Jenderal Soedirman University. Methodology: A quantitative descriptive study with a cross-sectional approach. The study sample consisted of 635 nursing students from the 2022-2025 cohort, selected using total sampling. Data were collected using a modified coping mechanism questionnaire from the Brief COPE Inventory (BCI), which had been tested for validity and reliability. Data analysis was performed univariately and presented in the form of frequency distributions and percentages, while age data were presented in the form of medians, minimums, and maximums. Result: The results showed that nursing students used adaptive and maladaptive coping mechanism with varying frequencies for each statement item. Adaptive coping mechanism tended to be used more frequently, with spiritual approaches being the dominant form of adaptive coping. Meanwhile, maladaptive coping mechanism that were still found included changes in eating patterns, feelings of helplessness, and caffeine consumption. Conclusion: Nursing students predominantly use adaptive coping mechanism, although maladaptive coping mechanism are still found. Strengthening adaptive coping mechanism is necessary to support students mental health and accademic success
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save