Home
Login.
Artikelilmiahs
51409
Update
I VANNO NUVAL PRAYUDHA BIZARRI
NIM
Judul Artikel
Analisis Tingkat Kebugaran Jasmani Berdasarkan Status Gizi Menggunakan Metode Food Recall 24 Jam Pada Siswa kelas IX SMPN 9 Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Permasalahan gizi pada remaja masih menjadi isu penting karena berpengaruh terhadap tingkat kebugaran jasmani dan kemampuan siswa dalam melakukan aktivitas fisik sehari-hari. Status gizi yang kurang maupun berlebih dapat berdampak negatif terhadap daya tahan tubuh, kekuatan otot, serta performa kebugaran jasmani siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kebugaran jasmani berdasarkan status gizi menggunakan metode food recall 24 jam pada siswa kelas IX SMP N 9 Purwokerto. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 80 siswa kelas IX yang dipilih secara random sampling. Pengukuran status gizi dilakukan melalui analisis asupan energi menggunakan metode food recall 24 jam yang diolah dengan aplikasi NutriSurvey, sedangkan tingkat kebugaran jasmani diukur menggunakan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk usia 13–15 tahun. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian: Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa dengan tingkat kecukupan gizi defisit berat dan sedang berada pada klasifikasi kebugaran jasmani kategori kurang. Sebaliknya, siswa dengan tingkat kecukupan gizi cukup hingga berlebih seluruhnya berada pada klasifikasi kebugaran jasmani kategori baik. Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat kecukupan gizi dengan tingkat kebugaran jasmani siswa (χ² = 127,439; p = 0,000). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi berdasarkan metode food recall 24 jam dengan tingkat kebugaran jasmani siswa kelas IX SMP N 9 Purwokerto. Status gizi yang baik berperan penting dalam menunjang kebugaran jasmani siswa. Kata kunci: status gizi, kebugaran jasmani, food recall 24 jam, TKJI, siswa SMP
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Nutritional problems among adolescents remain an important issue because they influence physical fitness levels and students’ ability to perform daily physical activities. Poor or excessive nutritional status can negatively affect endurance, muscle strength, and overall physical fitness performance. This study aimed to analyze the level of physical fitness based on nutritional status using the 24-hour food recall method among ninth-grade students at SMP N 9 Purwokerto. Methodology: This study employed an observational research design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 80 ninth-grade students selected using random sampling. Nutritional status was assessed by analyzing energy intake using the 24-hour food recall method processed with NutriSurvey software, while physical fitness levels were measured using the Indonesian Physical Fitness Test (Tes Kesegaran Jasmani Indonesia/TKJI) for adolescents aged 13–15 years. Data were analyzed descriptively and inferentially using the Chi-Square test. Result: The results showed that most students with severe and moderate energy intake deficits were classified in the low physical fitness category. In contrast, students with adequate to excessive energy intake were entirely classified in the good physical fitness category. The Chi-Square test indicated a significant relationship between nutritional adequacy levels and physical fitness classification (χ² = 127.439; p = 0.000). Conclusion: there is a significant relationship between nutritional status based on the 24-hour food recall method and physical fitness levels among ninth-grade students at SMP N 9 Purwokerto. Adequate nutritional status plays an important role in supporting students’ physical fitness. Keywords: nutritional status, physical fitness, 24-hour food recall , TKJI, junior high school students
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save