Home
Login.
Artikelilmiahs
51406
Update
FATKHIYA RIZQY NUZULA
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN EXCESSIVE DAYTIME SLEEPINESS (EDS) PADA MAHASISWA KEPERAWATAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Kualitas tidur yang buruk merupakan masalah yang dapat pada mahasiswa keperawatan akibat tingginya beban akademik, yang dapat memicu terjadinya Excessive Daytime Sleepiness (EDS) dan berdampak negatif terhadap konsentrasi, prestasi akademik, serta keselamatan dan kualitas pelayanan keperawatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengertahui hubungan antara kualitas tidur dengan excessive daytime sleepiness (EDS) pada mahasiswa jurusan keperawatan Universitas Jenderal Soedirman. Metodologi: Penelitian ini menggunakan kuantitatif analitik korelasional dengan teknikproportional random sampling. Data yang berdistribusi normal diuji menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov, kemudian dilanjut uji bivariat menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil Penelitian: Sebanyak 187 mahasiswa memiliki kualitas tidur buruk (83,5%) dan 37 mahasiswa memiliki kualitas tidur baik (16,5%). Mahasiswa yang mengalami EDS sebanyak 143 mahasiswa(63,8%) dan 81 mahasiswa tidak mengalami EDS (36,2%). Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan signifikan (p-value 0,012 < 0,05) namun memiliki keeratan lemah (r=0,168) dengan arah hubungan yang bersifat positif. Kesimpulan: Mayoritas responden memiliki kualitas tidur yang buruk dan mengalami EDS, meskipun terdapat partisipan yang memiliki kualitas tidur yang baik serta tidak mengalami EDS. Ada hubungan signifikan yang bersifat positif namun memiliki sifat keeratan yang lemah antara kualitas tidur dan EDS di mana semakin buruk kualitas tidur, maka semakin tidak mngalami EDS.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Due to heavy workloads, nursing students may have poor sleep quality, which can lead to Excessive Daytime Sleepiness (EDS) and have a negative impact on focus, academic performance, safety, and the standard of nursing care. This study seeks to figure out the connection between excessive daytime sleepiness (EDS) and sleep quality among Jenderal Soedirman University nursing students. Methods: This study is a quantitative analytical correlational study. The proportionate random sampling approach was used to determine the sample. The Kolmogorov-Smirnov test was used to evaluate normally distributed data, and the Pearson correlation test was used for a bivariate analysis. Results: A total of 187 students had poor sleep quality (83.5%), while 37 students had good sleep quality (16.5%). Additionally, 143 students (63.8%) experienced EDS, and 81 students (36.2%) did not. The correlation test shows a significant relationship (p-value 0.012 < 0.05) but with a weak strength (r=0.168) and a positive direction. Conclusion: The majority of respondents reported poor sleep quality and experienced EDS, although there were participants with good sleep quality who did not experience EDS. There was a small but significant positive connection between EDS and sleep quality; the respondent's probability of experiencing EDS increased with decreasing sleep quality
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save