Home
Login.
Artikelilmiahs
51366
Update
SYAMS MAULANA MUHAMMAD
NIM
Judul Artikel
Luapan Emosi Pada Lagu "Nonbreath Oblige" Karya PinocchioP (Semiotika Riffaterre)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini menganalisis lagu berjudul “Non-breath Oblige” karya PinocchioP. Penelitian ini dilakukan untuk memahami lebih dalam tentang makna dan ekspresi emosional pada lagu ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-interpretatif dan dilakukan dengan kajian deskriptif melalui tahapan teori Semiotika Riffaterre. Berdasarkan pembacaan heuristic dan hermeneutic ditemukan banyak ketidaklangsungan ekspresi berupa majas seperti metafora. Matriks, model, dan varian-varian yang menggambarkan ketidakberdayaan” dan “keputusasaan”. Hipogram aktual berupa ungkapan klise. “Non-breath Oblige” yang secara harfiah berarti “kewaijban tanpa napas” merupakan sebuah ungkapan yang berasal dari ungkapan Perancis “noblesse oblige” yang menyebutkan bahwa kaum bangsawan harus bersikap mulia. Dengan kata lain, kaum yang berada di atas harus berbuat kebajikan. Berdasarkan hasil analisis menggunakan empat tahapan teori semiotika Riffaterre, berhasil ditemukan bahwa lagu ini memiliki makna dan ekspresi emosional yang cukup negatif. PinocchioP selaku pencipta lagu ini, menggunakan ungkapan Perancis tersebut dengan ironis untuk menyampaikan bahwa realitanya kaum berkedudukan rendah yang malah memiliki kewajiban untuk berdiam dan tidak melawan kaum di atasnya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to gain a deeper understanding of the meaning and emotional expression in the song “Non-breath Oblige”. A qualitative-interpretative approach was employed, and the analysis was conducted based on the stages of Riffaterre’s semiotic theory. During the analysis, the matrices, models, and various variants within the song were identified as structures representing powerlessness and despair. In addition, the hypogram consisted of existing idiomatic expressions and clichés. Moreover, the song title “Non-breath Oblige” employs the French expression “noblesse oblige” unironically. Originally, “noblesse oblige” means that those with social status or privilege carry a high moral responsibility. In the song, however, it illustrates the reality in which socially lower-status individuals are obliged to remain passive and unable to resist those in higher positions. Thus, the song goes beyond mere emotional expression and can be seen as a literary work reflecting social critique and human psychological conditions. The results revealed that the song contains negative meanings and emotional expressions. Furthermore, many metaphors were used, reflecting a sense of powerlessness and despair.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save