Home
Login.
Artikelilmiahs
51328
Update
FITRIANA PERMATASARI
NIM
Judul Artikel
Hubungan Tingkat Pengetahuan Petani tentang Posisi Kerja Ergonomis dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders (MSD's)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Petani merupakan pekerjaan yang melibatkan aktivitas fisik berat dalam durasi yang panjang dengan melibatkan posisi tidak ergonomis. Posisi yang tidak ergonomis mampu menimbulkan masalah kesehatan, salah satunya musculoskeletal disorders. Masalah kesehatan ini mampu memengaruhi produktivitas petani sehingga penerapan posisi kerja ergonomis adalah hal yang penting untuk diterapkan dalam aktivitas pertanian. Penerapan posisi kerja ergonomis saat bekerja dapat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan yang berperan dalam membentuk sikap dan perilaku kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan petani tentang posisi kerja ergonomis dengan kejadian musculoskeletal disorders. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode studi kuantitatif one group dengan pendekatan cross sectional dengan analisis korelasional Spearman rank. Teknik sampling yang digunakan adalah convenience sampling dengan jumlah responden 131 petani. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan ergonomis dan Nordic Body Map. Hasil Penelitian:Hasil penelitian menunjukkan bahwa 46,6% petani memiliki tingkat pengetahuan sedang dan 80,9% mengalami MSDs dengan kategori rendah. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua variabel memiliki hubungan yang signifikan ditandai dengan nilai p=0,046 dan nilai r=-0,175. Kesimpulan: Semakin tinggi tingkat pengetahuan petani tentang posisi kerja ergonomis maka tingkat MSDs yang dialami akan semakin rendah. Sehingga diperlukan tindakan intervensi berupa edukasi sebagai upaya peningkatan tingkat pengetahuan untuk menurunkan tingkat MSDs pada petani. Kata kunci: ergonomis, musculoskeletal_disorders, pengetahuan, petani
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Farming is an occupation that involves heavy physical activities over long durations and is often performed in non ergonomic working postures. Non ergonomic working positions can lead to health problems, one of which is musculoskeletal disorders (MSDs). These conditions can affect farmers’ productivity, therefore the application of ergonomic working postures is essential in agricultural activities. The implementation of ergonomic working postures may be influenced by the level of knowledge, which plays an important role in shaping work attitudes and behaviors. This study aims to determine the relationship between farmers’ level of knowledge about ergonomic working postures and the occurrence of musculoskeletal disorders.. Methodology: This study used a one gorup quantitative study method and cross sectional with Spearman's rank correlation analysis. The sampling technique used was convenience sampling with 131 farmer respondents. Data were collected using an ergonomic knowledge level questionnaire and the Nordic Body Map. Research Results: The results showed that 46.6% of farmers had a moderate level of knowledge and 80.9% experienced low-level MSDs. The analysis results showed that the two variables had a significant relationship, indicated by a p-value=0,046 and an r-value=-0,175. Conclusion: The higher the farmers' level of knowledge about ergonomic work positions, the lower the level of MSDs experienced. Therefore, intervention in the form of education is needed as an effort to increase knowledge levels to reduce the level of MSDs among farmers. Keywords: ergonomics, farmers,knowledge, musculoskeletal_disorders
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save