Home
Login.
Artikelilmiahs
51224
Update
SABRINA ANJANI
NIM
Judul Artikel
DETERMINAN INVESTASI ASING LANGSUNG DI INDONESIA: ANALISIS EMPIRIS PDB, STABILITAS POLITIK, DAN RASIO PAJAK
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pertumbuhan ekonomi yang tercermin melalui PDB, stabilitas politik, dan rasio pajak merupakan elemen kunci yang berperan dalam mendorong investasi asing langsung, yang menjadi fondasi dalam pertumbuhan dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Penelitian ini mengambil judul “Determinan Investasi Asing Langsung di Indonesia: Analisis Empiris PDB, Stabilitas Politik, dan Rasio Pajak” dan bertujuan untuk menganalisis pengaruh PDB, stabilitas politik, dan rasio pajak terhadap investasi asing langsung di Indonesia dengan pendekatan deskriptif kuantitatif yang menggunakan model Error Correct Model (ECM). Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder dan time series dengan rentang waktu 26 tahun, yaitu dari tahun 1998-2023. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan model ECM menunjukkan bahwa dalam jangka pendek: (1) PDB tidak berpengaruh pada FDI, (2) stabilitas politik berpengaruh positif dan signifikan terhadap FDI, (3) rasio pajak tidak berpengaruh terhadap FDI. Sementara itu, dalam jangka panjang: (1) PDB tidak berpengaruh terhadap FDI, (2) stabilitas politik berpengaruh positif dan signifikan terhadap FDI, (3) rasio pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap FDI. Berdasarkan temuan penelitian ini, pemerintah perlu merumuskan kebijakan yang mendorong pertumbuhan inklusif, memperkuat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), serta memastikan pemerataan infrastruktur dan fasilitas pendukung. Selain itu, perlu dibentuk satuan tugas (task force) mitigasi risiko politik terhadap investasi yang bertugas memetakan wilayah rawan konflik dan menyediakan sistem peringatan dini bagi investor. Strategi desentralisasi investasi juga perlu difokuskan pada wilayah yang memiliki tingkat stabilitas politik yang tinggi. Mengingat rasio pajak terbukti berpengaruh positif terhadap terhadap FDI, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM perlu bersinergi dengan Direktorat Jenderal Pajak untuk menyusun roadmap insentif pajak yang selaras dengan prioritas hilirisasi nasional.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Foreign Direct Investment (FDI) plays a strategic role in supporting the economic growth of developing countries such as Indonesia. However, FDI realization in Indonesia tends to fluctuate from year to year, influenced by various economic and non-economic factors. This study aims to analyze the effects of Gross Domestic Product (GDP), political stability, and tax ratio on FDI in Indonesia. This research employs a quantitative approach using the Error Correction Model (ECM) method. The data used are annual data from 1998 to 2023, with FDI as the dependent variable and GDP, Political Stability Index (PSI), and tax ratio as independent variables. The results indicate a long-term relationship between the dependent and independent variables in the cointegration equation. In the long run, tax ratio and political stability has a positive and significant impact on FDI. On the other hand, in the short run, political stability have a positive impact on FDI. These findings highlight the importance of maintaining political stability and formulating supportive fiscal policies to sustainably attract foreign investment over the long term.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save